Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen, Investor Asing Diyakini Kian Percaya

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 30 September 2025 | 10:44 WIB
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen (Istimewa )
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen (Istimewa )

INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2025 bisa menembus angka lebih dari 5,5 persen.

Optimisme itu didasarkan pada perbaikan kebijakan fiskal dan moneter, serta dukungan program pemerintah yang dinilai semakin konsisten dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Baca Juga: Era Baru Teknologi: Bill Gates Prediksi Tato Elektronik Bakal Geser Dominasi Smartphone

Purbaya tak menampik bahwa di kuartal III laju ekonomi cenderung melambat. Faktor transisi kebijakan disebut menjadi salah satu penyebabnya. Namun, ia percaya kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan tren pemulihan akan lebih terasa menjelang akhir tahun.

“Triwulan ketiga mungkin agak lambat, tapi triwulan keempat saya yakin pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya. Saya yakin akan di atas 5,5%,” ujar Purbaya usai menghadiri acara akad massal KPR FLPP di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9).

Baca Juga: Trump dan Netanyahu Tawarkan Peta Jalan Perdamaian Gaza, Hamas Didesak Terima atau Hadapi Konsekuensi

Menurutnya, arah kebijakan ekonomi yang ditempuh pemerintah semakin jelas memberi sinyal positif, baik bagi pelaku usaha dalam negeri maupun investor asing.

Perbaikan iklim investasi ini diperkirakan mampu mendongkrak arus modal masuk, yang pada akhirnya akan memperkuat nilai tukar rupiah.

Masuknya modal asing, kata Purbaya, bukan hanya membantu stabilitas mata uang, tetapi juga memperkuat pasar keuangan nasional.

Kondisi itu akan memberi ruang lebih luas bagi pembiayaan pembangunan, termasuk sektor infrastruktur dan program sosial yang digadang menjadi motor pertumbuhan baru.

Baca Juga: Tangis Keluarga Iringi Pencarian 65 Santri yang Hilang di Reruntuhan Musala Ponpes Sidoarjo

Di sisi lain, pemerintah juga disebut sedang memperkuat daya beli masyarakat lewat berbagai program subsidi dan insentif. Dengan daya konsumsi yang lebih terjaga, roda perekonomian diharapkan terus berputar bahkan ketika ketidakpastian global masih menjadi tantangan.

Purbaya menambahkan, koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter sejauh ini berjalan cukup baik. Bank Indonesia tetap menjaga stabilitas inflasi dan suku bunga, sementara pemerintah fokus pada kebijakan belanja yang produktif untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: 11 Provinsi Gelar Diskon dan Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober 2025

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X