INSIBERNEWS - Upaya penyelamatan pasca ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, masih berlangsung hingga Senin malam, 29 September 2025. Tim gabungan berjibaku menyingkirkan puing-puing beton tebal dengan dibantu dua alat berat yang sejak sore siaga di lokasi.
Data terakhir dari posko pencarian mencatat jumlah korban hilang meningkat tajam. Jika sebelumnya hanya 26 santri yang dilaporkan belum ditemukan, kini angka itu melonjak menjadi 65 orang. Lonjakan tersebut membuat suasana posko semakin penuh harap sekaligus mencekam.
Baca Juga: 11 Provinsi Gelar Diskon dan Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober 2025
Di posko korban yang berada di kampus II Ponpes Al Khoziny, tangisan para orang tua pecah ketika mengetahui nama anak mereka masuk daftar pencarian. Beberapa wali santri yang datang dari luar kota pun tak kuasa menahan emosi saat menerima kabar.
Saifuddin, seorang ayah asal Sampang, Madura, terlihat lunglai begitu mendapat kabar anaknya masuk daftar santri hilang. Ia hanya bisa menangis sembari memohon kepada tim penyelamat untuk segera menemukan putranya.
"Anakku enggak ketemu, anakku tolong pak," ucapnya dengan suara parau, sebelum dipapah keluarganya yang ikut mendampingi.
Baca Juga: One Piece 1146 Mundur Sepekan, Preview Bocorkan Episode Dr. Chopper
Ratusan personel dari Basarnas, BPBD Jawa Timur, TNI, Polri, hingga relawan tampak bergantian menyusuri reruntuhan. Setiap suara atau tanda dari balik tumpukan beton membuat mereka terhenti sejenak, berusaha memastikan apakah masih ada korban yang memberi tanda kehidupan.
Sesekali terdengar suara lirih meminta tolong dari dalam reruntuhan. Rintihan itu menjadi satu-satunya harapan bagi para keluarga yang menunggu, sekaligus penyemangat besar bagi tim penyelamat yang bekerja tanpa henti.
Proses evakuasi tidak mudah. Beton bangunan empat lantai itu runtuh menimpa hampir seluruh sisi musala. Tim penyelamat bahkan harus bekerja ekstra hati-hati agar upaya evakuasi tidak menambah risiko bagi korban yang masih terjebak.
Baca Juga: Red Notice Michael Steven Turun! Perburuan Buronan Kresna Group Kian Panas!
Hingga malam hari, pencarian terus dilanjutkan dengan penerangan seadanya. Suasana mencekam bercampur haru masih menyelimuti kawasan pesantren.
Harapan keluarga kini hanya bertumpu pada kerja keras para petugas yang terus berjuang menembus puing demi puing untuk menemukan puluhan santri yang masih hilang.***
Artikel Terkait
Ustaz di Bekasi Diciduk Polisi, Diduga Cabuli Anak Angkat dan Keponakan Selama Bertahun-tahun
Intervensi BI Belum Ampuh, Rupiah Berisiko Menyentuh Rp 17.000
Tom Holland Tenangkan Fans, Ungkap Kondisi Terbaru Usai Insiden di Lokasi Syuting Spider-Man
Pasar Saham Asia Bergerak Hati-Hati Jelang Potensi Shutdown AS
Erick Thohir Bantah Indonesia Terlibat Kasus Pemalsuan Naturalisasi Pemain Malaysia
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Sentuh Rp2,198 Juta per Gram
BCA Mobile dan MyBCA Error Senin Pagi! Nasabah Ramai Keluhkan Layanan
Red Notice Michael Steven Turun! Perburuan Buronan Kresna Group Kian Panas!
One Piece 1146 Mundur Sepekan, Preview Bocorkan Episode Dr. Chopper
11 Provinsi Gelar Diskon dan Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober 2025