Menkeu Purbaya: Defisit APBN 2026 Diperlebar demi Redam Gejolak Sosial

Photo Author
- Senin, 22 September 2025 | 14:45 WIB
Menteri Keuangan RI - Purbaya  (Istimewa )
Menteri Keuangan RI - Purbaya (Istimewa )

INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 menjadi 2,68 persen bukanlah kebijakan yang muncul tiba-tiba, melainkan langkah yang memang sudah diperhitungkan.

Menurutnya, keputusan ini diambil agar pemerintah punya ruang lebih besar untuk mengalokasikan dana ke daerah.

Baca Juga: Tesla Dapat Restu Uji Robotaxi di Arizona, Elon Musk Targetkan Jangkau Setengah AS

Purbaya menjelaskan, dorongan untuk memperbesar transfer ke daerah muncul dari aspirasi masyarakat. Kenaikan pajak daerah yang terlalu tinggi belakangan ini dinilai berpotensi menimbulkan kerentanan sosial.

Oleh karena itu, pemerintah berusaha menyeimbangkan kondisi dengan menyalurkan anggaran tambahan, supaya tekanan ekonomi di tingkat lokal bisa lebih terkendali.

"Jadi kita nggak ada gunanya menghemat uang kalau ujung-ujungnya bikin ribut di mana-mana dan pembangunan tersendat," kata Purbaya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Juga: Padel Jadi Tren Olahraga Baru-baru Ini, Apa Sih Istimewanya?

Ia menambahkan, strategi ini memang terlihat seperti kerugian di awal. Namun, dalam jangka menengah hingga panjang, manfaat yang didapat bisa jauh lebih besar. Dengan stabilitas sosial yang lebih terjaga, roda ekonomi pun diyakini akan berputar lebih lancar.

Purbaya mencontohkan, investasi hanya akan tumbuh di lingkungan yang stabil. Jika gejolak sosial akibat kebijakan fiskal tidak diantisipasi sejak awal, maka dunia usaha bisa kehilangan kepercayaan. Karena itu, pelebaran defisit dianggap sebagai investasi pemerintah untuk menciptakan kondisi yang kondusif.

Baca Juga: Google Lepas Gemini di Chrome untuk Semua Pengguna Desktop, Buka Akses Fitur AI Tanpa Batasan

Selain fokus pada transfer ke daerah, pemerintah juga menyiapkan strategi lain agar penggunaan anggaran lebih efektif.

Beberapa prioritas disebutkan, seperti memperkuat jaring pengaman sosial, mendukung layanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar. Dengan begitu, manfaat APBN bisa langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK

Meski begitu, Purbaya tidak menutup mata terhadap risiko pelebaran defisit. Ia mengakui langkah ini bisa memunculkan kekhawatiran terkait beban utang negara.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X