INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 menjadi 2,68 persen bukanlah kebijakan yang muncul tiba-tiba, melainkan langkah yang memang sudah diperhitungkan.
Menurutnya, keputusan ini diambil agar pemerintah punya ruang lebih besar untuk mengalokasikan dana ke daerah.
Baca Juga: Tesla Dapat Restu Uji Robotaxi di Arizona, Elon Musk Targetkan Jangkau Setengah AS
Purbaya menjelaskan, dorongan untuk memperbesar transfer ke daerah muncul dari aspirasi masyarakat. Kenaikan pajak daerah yang terlalu tinggi belakangan ini dinilai berpotensi menimbulkan kerentanan sosial.
Oleh karena itu, pemerintah berusaha menyeimbangkan kondisi dengan menyalurkan anggaran tambahan, supaya tekanan ekonomi di tingkat lokal bisa lebih terkendali.
"Jadi kita nggak ada gunanya menghemat uang kalau ujung-ujungnya bikin ribut di mana-mana dan pembangunan tersendat," kata Purbaya usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Baca Juga: Padel Jadi Tren Olahraga Baru-baru Ini, Apa Sih Istimewanya?
Ia menambahkan, strategi ini memang terlihat seperti kerugian di awal. Namun, dalam jangka menengah hingga panjang, manfaat yang didapat bisa jauh lebih besar. Dengan stabilitas sosial yang lebih terjaga, roda ekonomi pun diyakini akan berputar lebih lancar.
Purbaya mencontohkan, investasi hanya akan tumbuh di lingkungan yang stabil. Jika gejolak sosial akibat kebijakan fiskal tidak diantisipasi sejak awal, maka dunia usaha bisa kehilangan kepercayaan. Karena itu, pelebaran defisit dianggap sebagai investasi pemerintah untuk menciptakan kondisi yang kondusif.
Baca Juga: Google Lepas Gemini di Chrome untuk Semua Pengguna Desktop, Buka Akses Fitur AI Tanpa Batasan
Selain fokus pada transfer ke daerah, pemerintah juga menyiapkan strategi lain agar penggunaan anggaran lebih efektif.
Beberapa prioritas disebutkan, seperti memperkuat jaring pengaman sosial, mendukung layanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar. Dengan begitu, manfaat APBN bisa langsung dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK
Meski begitu, Purbaya tidak menutup mata terhadap risiko pelebaran defisit. Ia mengakui langkah ini bisa memunculkan kekhawatiran terkait beban utang negara.
Artikel Terkait
PDIP Pecat Wahyudin Moridu Imbas Video Viral Soal 'Merampok Uang Negara'
Sirene dan Strobo Jadi Sorotan Publik, Korlantas Hentikan Sementara Penggunaan di Jalan Raya
Sehun Resmi Tamat Wamil, EXO Lengkap Kembali dan Siap Comeback Desember 2025
Pria Mabuk Banting Bayi 1 Minggu hingga Tewas di Hulu Sungai Tengah, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
Buntut Video Viral, Kekayaan Minus Wahyudin Moridu Jadi Sorotan KPK
DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Tiga Jet Rusia Masuki Wilayah Udara Estonia
Alex Marquez Dapat Dukungan Penuh Ducati, Siap Gaspol dengan Motor Spek Pabrikan di MotoGP 2026
Google Lepas Gemini di Chrome untuk Semua Pengguna Desktop, Buka Akses Fitur AI Tanpa Batasan
Padel Jadi Tren Olahraga Baru-baru Ini, Apa Sih Istimewanya?
Tesla Dapat Restu Uji Robotaxi di Arizona, Elon Musk Targetkan Jangkau Setengah AS