Kasus KDRT di Cakung: Suami Cemburu Serang Istri Hingga Alami Luka Bakar!

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 21 September 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Istimewa)
Ilustrasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Istimewa)

INSIBERNEWS — Seorang pria berinisial MA (29) ditangkap polisi setelah nekat membakar rumah dan menyerang istrinya, S, akibat diliputi rasa cemburu buta dan posesif.

Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, 17 September 2025, sekitar pukul 08.30 WIB, di Jalan Borobudur Raya, Kampung Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur.

Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, menjelaskan bahwa pertengkaran rumah tangga menjadi pemicu utama tindakan MA.

Baca Juga: Maia Estianty dan Meichan Kembali Satu Panggung, Benarkah Duo Maia Akan Aktif Lagi?

“Keterangan sementara ribut karena cemburu,” kata Widodo dalam keterangannya, Sabtu (20/9/2025).

Ia menambahkan bahwa sifat cemburu yang tidak terkendali dapat memicu konflik hingga berujung kekerasan fisik.

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menuturkan bahwa dua saksi, R dan EA, telah dimintai keterangan.

Baca Juga: Raffi Ahmad Ungkap Kondisi Terkini Sang Ibu, Amy Qanita, Usai Jalani Operasi di Singapura

Menurut mereka, MA kerap bersikap arogan dan cekcok dengan istrinya, S, hingga membuat tetangga geram. Meski sudah sering terlihat menimbulkan ketegangan, perilaku posesif pelaku tidak diindahkan sebelumnya.

Peristiwa ini menjadi lebih tragis ketika teriakan minta tolong terdengar dari rumah pasangan tersebut.

MY, ibu mertua pelaku, kaget melihat menantunya menyulut api ke tubuh sang istri. Saat mencoba menolong, MY justru ditendang hingga jatuh pingsan.

Baca Juga: Tak Gentar! Ashanty Tempuh Jalur Hukum Sengketa Tanah Warisan Ayah di Depok

Akibat aksi biadab MA, sang istri mengalami luka bakar hingga 50 persen di wajah dan tubuh, sementara ibu mertua menderita bengkak dan memar di mata akibat pukulan.

Keduanya langsung dilarikan ke RS Pondok Kopi untuk mendapatkan perawatan intensif.

MA sendiri berhasil ditangkap aparat pada malam yang sama di kawasan Cakung Timur. Kasus kini ditangani Unit PPA Polres Metro Jakarta Timur, dan polisi masih menunggu rilis resmi terkait kronologi lengkap serta kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.

Baca Juga: Mediasi Azizah Salsha dengan Janah dan Adimas Buntu, Kasus Pencemaran Nama Baik Berlanjut

Cemburu dan Posesif: Tanda Bahaya Dalam Hubungan

Cemburu adalah hal yang wajar dalam hubungan, tetapi cemburu yang berlebihan dan tidak masuk akal bisa menjadi tanda peringatan.

Calon pasangan yang sering cemburu tanpa alasan, dan terus-menerus menuduh pasangan berselingkuh atau tidak setia, bisa menjadi tanda adanya ketidakstabilan emosional.

Pasangan yang posesif biasanya tidak akan memberi ruang bagi pasangan yang dicintainya untuk bergerak dengan bebas.

Baca Juga: Setelah Lama Berseteru, Wika Salim dan Mantan Manajer Jalani Mediasi Dugaan Penggelapan Dana

Ia akan selalu bertanya, “sedang di mana kamu?”, “kamu tadi sama siapa perginya?” dan sejibun pertanyaan lain yang biasanya dibumbui dengan nada penuh kecurigaan.

Menurut data dari Komnas Perempuan, tercatat sebanyak 293.330 kasus kekerasan terhadap perempuan, dengan 68% di antaranya merupakan kekerasan dalam rumah tangga dan relasi personal.

Salah satu faktor pemicu utama KDRT adalah rasa cemburu dan masalah ekonomi. Selain itu, suami yang memiliki istri/pasangan lain berisiko lebih besar melakukan kekerasan fisik dan/atau seksual terhadap istrinya.

Baca Juga: Hasil PGTA Sudah Keluar, Zaskia Sungkar dan Irwansyah Tetap Simpan Rapi Jenis Kelamin Anak

Kenali Potensi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Adapun beberapa tanda yang perlu kamu waspadai dalam hubungan yang dapat menimbulkan KDRT adalah:

1. Kontrol yang Berlebihan

Pasangan selalu ingin tahu keberadaan Anda, mengatur pakaian, pertemanan, hingga aktivitas Anda.

2. Cemburu yang Berlebihan

Pasangan sering cemburu tanpa alasan yang jelas, dan terus-menerus menuduh Anda berselingkuh atau tidak setia.

Baca Juga: Tak Bisa Sekaligus, Khalid Basalamah Pilih Cicil Uang Korupsi Kuota Haji, KPK Beberkan Fakta Mengejutkan

3. Perilaku Menghina dan Merendahkan

Pasangan sering kali merendahkan Anda, menghina, atau membuat Anda merasa tidak berharga.

4. Mood yang Mudah Berubah

Perubahan suasana hati yang drastis dan tidak dapat diprediksi bisa menjadi tanda bahwa seseorang memiliki kecenderungan kekerasan.

5. Riwayat Kekerasan

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X