INSIBERNEWS - Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa tambahan impor bahan bakar minyak (BBM) yang diberikan kepada SPBU swasta berupa base fuel atau bahan bakar murni yang belum dicampur dengan aditif.
Langkah ini dimaksudkan agar setiap SPBU dapat memproses dan menyesuaikan BBM sesuai standar dan strategi mereka sendiri.
“Sudah kami temukan titik temu antara Pertamina dan SPBU swasta, yakni impor dan pemberian base fuel. Base fuel ini tentunya sudah sesuai dengan standar dan spesifikasi dari Ditjen Migas Kementerian ESDM,” ujar Simon saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Energi Terbarukan untuk Tekan Subsidi Listrik Tanpa Bebani Warga
Base fuel ini merupakan tahap awal produksi BBM yang nantinya akan diracik atau ditambahkan aditif sesuai resep masing-masing badan usaha. Pendekatan ini memungkinkan setiap SPBU mengoptimalkan kualitas BBM yang dijual kepada masyarakat.
“Setiap badan usaha memiliki strategi, kiat, dan resep tertentu untuk meningkatkan mutu BBM. Dengan sistem base fuel ini, mereka bisa berkreasi sesuai standar sambil tetap menjaga kualitas,” jelas Simon lebih lanjut.
Baca Juga: Billie Eilish hingga Cillian Murphy Suarakan Solidaritas Palestina di Konser Amal London
Simon menambahkan, pemberian base fuel ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM tetap stabil dan berkualitas tinggi. Ia menekankan bahwa langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang dihadirinya di Istana.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya kualitas BBM untuk mendukung aktivitas masyarakat dan sektor industri.
Arahan ini kemudian menjadi acuan Pertamina dalam menyiapkan BBM dengan standar tinggi sekaligus memenuhi kebutuhan SPBU swasta.
Baca Juga: Persebaya Raih Kemenangan Tipis 1-0 Lawan Semen Padang, Bruno Moreira Jadi Penentu di GBT
Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong kompetisi sehat antara SPBU Pertamina dan swasta, sehingga konsumen mendapatkan BBM yang lebih berkualitas dan terjangkau. Penerapan base fuel diyakini bisa membantu SPBU menyesuaikan produk sesuai kebutuhan pasar lokal.
Simon menegaskan bahwa Pertamina akan terus berbenah, baik dari sisi distribusi, produksi, maupun kualitas BBM. Peningkatan mutu ini menjadi fokus utama untuk menghadirkan BBM yang aman, ramah lingkungan, dan efisien bagi masyarakat.
Baca Juga: Konflik Memanas Lagi, Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon Selatan
Artikel Terkait
Meta Buka Akses Teknologi Kacamata Pintar untuk Pengembang Aplikasi
Ban Tubeless vs Ban Dalam, Mana yang Lebih Cocok untuk Kendaraan Anda?
Pemerintah Resmi Tetapkan 17 Hari Libur Nasional di Tahun 2026
Polisi Tangkap 5 Perusuh Demo Rusuh di Semarang, Ada yang Masih di Bawah Umur
Hasilkan Omzet Miliaran, Program Pemberdayaan BRI Antar UMKM Jahit Rumahan Sukses Jangkau Pasar Eropa
Konflik Memanas Lagi, Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon Selatan
Prabowo Bakal Tetapkan IKN Sebagai Pusat Politik RI Mulai 2028
Persebaya Raih Kemenangan Tipis 1-0 Lawan Semen Padang, Bruno Moreira Jadi Penentu di GBT
Billie Eilish hingga Cillian Murphy Suarakan Solidaritas Palestina di Konser Amal London
Pemerintah Dorong Energi Terbarukan untuk Tekan Subsidi Listrik Tanpa Bebani Warga