INSIBERNEWS - Keributan kecil soal pembayaran paket COD berakhir tragis di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Seorang ketua lingkungan bernama Usep Suhendar (30) harus dilarikan ke rumah sakit usai menderita luka bacokan di tubuhnya. Pelakunya adalah pemilik toko material berinisial E (42) yang kini sudah diamankan polisi.
Baca Juga: Alami Rahang Patah, Siswa SMKN Cikarang Barat Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas
Kapolsek Pagelaran, Iptu Budi Rustandi, menjelaskan kejadian itu berawal saat seorang kurir berinisial F (19) mengantarkan paket senilai Rp51 ribu ke toko milik E pada Kamis (18/9). Paket itu menggunakan metode pembayaran tunai di tempat alias cash on delivery (COD).
Namun, E menolak membayar dengan alasan uang tunai sedang dipegang istrinya yang tidak ada di rumah. Perdebatan pun muncul saat sang kurir mencoba menanyakan kepastian pembayaran agar paket bisa segera diselesaikan.
“Diduga pelaku merasa tersinggung ketika kurir terus menagih dan kemudian memfoto toko sebagai bukti pengantaran. Dari situ suasana makin panas,” ujar Budi.
Baca Juga: Obligasi Korporasi AS Melesat Usai The Fed Turunkan Suku Bunga
Keributan itu sempat membuat perhatian warga sekitar tertuju ke lokasi. Usep, yang merupakan ketua lingkungan setempat, mencoba menengahi agar masalah tidak melebar. Sayangnya, upaya itu justru berujung petaka.
Pelaku E yang semakin emosi diduga menggulingkan motor milik Usep. Tidak berhenti sampai di situ, E masuk ke dalam tokonya dan keluar sambil membawa sebilah golok. Dengan membabi buta, ia kemudian menyerang Usep hingga korban terkapar dengan luka serius.
Baca Juga: Menkeu Ancam Cabut Anggaran Makan Bergizi Gratis Jika Serapan Lambat, Prabowo Setuju
Warga yang melihat kejadian itu langsung panik dan berusaha menyelamatkan korban. Usep segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan intensif. Menurut keterangan polisi, korban mengalami luka bacok cukup dalam dan kondisinya masih dalam pengawasan tim medis.
“Korban masih dirawat intensif di rumah sakit karena mengalami luka serius akibat sabetan golok,” kata Budi.
Tak lama setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian tanpa perlawanan. E kini sudah ditahan di Polres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti berupa golok yang digunakan dalam aksi penganiayaan itu.
Artikel Terkait
KPK Buru ‘Juru Simpan’ Uang Panas Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Ditaksir Rp1 Triliun
Geger! Pria Lansia Ditemukan Tewas di Kali Sentiong, Diduga Terpeleset Saat Sendirian
AS Kembali Veto Resolusi DK PBB Soal Gaza, Kian Terpojok di Panggung Dunia
Rahasia Manfaat Konsumsi Belut untuk Pemulihan Pascaoperasi, Ternyata Punya Khasiat Mantap!
Menkeu Setujui Permintaan DPR Tambah Minyak Goreng 2 Liter untuk Bansos
Polisi Geledah Rumah Mantan Rapper D4vd atas Dugaan Kasus Pembunuhan di Tesla, Identitas Korban Terungkap
Menkeu Ancam Cabut Anggaran Makan Bergizi Gratis Jika Serapan Lambat, Prabowo Setuju
TKD Naik Jadi Rp693 Triliun di RAPBN 2026, Pemerintah Ingin Jaga Stabilitas Daerah
Obligasi Korporasi AS Melesat Usai The Fed Turunkan Suku Bunga
Alami Rahang Patah, Siswa SMKN Cikarang Barat Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas