INSIBERNEWS - Nama Purbaya Yudhi Sadewa kini tengah menjadi perhatian publik usai dirinya resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/9/2025). Ia menggantikan posisi Sri Mulyani yang sebelumnya menduduki jabatan strategis tersebut di Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: AS Siapkan Sanksi Lebih Ketat, Rusia Terancam Tekanan Ekonomi Total
Momen pelantikan itu sekaligus menandai awal tugas berat Purbaya, yang harus memastikan perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian global.
Sebagai seorang ekonom senior yang sudah malang melintang di dunia kebijakan publik, Purbaya membawa perspektif yang cukup optimistis terhadap masa depan ekonomi nasional.
Dalam beberapa kesempatan, pria berusia 61 tahun itu pernah menegaskan bahwa situasi ekonomi dunia yang kerap digambarkan suram sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, Indonesia masih mampu bertahan bahkan di tengah kondisi pasar global yang berguncang.
Baca Juga: Usai Dilantik, Prabowo Amanahkan Gus Irfan Yusuf Perbaiki Layanan Haji dan Umrah Indonesia
"Saya melihat, saat dunia gonjang-ganjing, ekonomi dunia seperti mau runtuh. Tapi faktanya tidak seburuk itu. Kalau kita tarik ke tahun 2020, ekonomi masih tumbuh sekitar 3 persen. Itu artinya, masih lumayan," ungkap Purbaya saat membahas dinamika perekonomian global.
Ia juga menyoroti kecenderungan sebagian masyarakat yang terlalu mudah terbawa arus opini negatif tentang kondisi ekonomi dalam negeri.
"Hanya orang di sini (Indonesia) yang kadang tidak mengerti, maunya ikut tren saja. Ketika ada berita soal ekonomi jelek di luar negeri, perang, atau trade war, langsung dianggap kita juga bermasalah," tegasnya.
Baca Juga: Vespa LX 150 Hadir dengan Wajah Baru, Lebih Segar dan Stylish
Lebih jauh, Purbaya menilai perang dagang yang sempat mengkhawatirkan banyak negara justru memberi keuntungan bagi Indonesia.
"Padahal sebenarnya, trade war itu justru menguntungkan kita. Jadi secara global, Indonesia tidak mengalami masalah besar," jelasnya.
Sebagai Menkeu, Purbaya kini ditunggu berbagai pekerjaan rumah. Mulai dari menjaga stabilitas fiskal, mengelola defisit anggaran, hingga memastikan investasi dan belanja negara bisa memberi dampak nyata bagi masyarakat. Tugas ini semakin menantang mengingat kondisi geopolitik yang serba tidak pasti.
Baca Juga: Gudang Garam Klarifikasi Isu PHK Massal, Sebut Hanya Pensiun dan Kontrak Berakhir
Artikel Terkait
Serangan Israel di Qatar, Putra Negosiator Hamas Tewas Bersama Lima Orang Lainnya
Ronaldo Samai Rekor Gol Kualifikasi Piala Dunia, Masih Tajam di Usia 40 Tahun
Erick Thohir Ajak Semua Cabang Olahraga Indonesia Maju Bersama di Haornas 2025
iPhone 17 Series Resmi Rilis: iPhone Air Jadi Pusat Perhatian dengan Desain Super Tipis, Berikut Spesifikasinya!
Kabar Baik! Ateez Siap Guncang Jakarta Awal 2026, Atiny Siap Lepas Rindu!
Gudang Garam Klarifikasi Isu PHK Massal, Sebut Hanya Pensiun dan Kontrak Berakhir
BYD Gugat CEO Great Wall Motor, Drama Persaingan Otomotif China Memanas
Vespa LX 150 Hadir dengan Wajah Baru, Lebih Segar dan Stylish
Usai Dilantik, Prabowo Amanahkan Gus Irfan Yusuf Perbaiki Layanan Haji dan Umrah Indonesia
AS Siapkan Sanksi Lebih Ketat, Rusia Terancam Tekanan Ekonomi Total