Sejumlah pengamat menilai, apa yang terjadi bisa menjadi alarm serius bagi pemerintah. Massa yang nekat masuk hingga menjarah rumah pejabat negara menunjukkan potensi krisis kepercayaan terhadap pemimpin semakin dalam. Reaksi publik tidak lagi sebatas kritik di media sosial, melainkan sudah turun langsung ke jalan dengan cara-cara anarkis.
Baca Juga: KRYA Siapkan Rights Issue Rp300 Miliar, Fokus Genjot Bisnis Motor Listrik ECGO
Hingga kini, aparat kepolisian maupun pihak Kementerian Keuangan belum memberikan keterangan resmi terkait kerugian materi yang dialami Sri Mulyani.
Publik pun menunggu apakah ada langkah hukum yang akan diambil, atau apakah pemerintah akan merespons dengan kebijakan yang bisa meredam gelombang kemarahan masyarakat.
Artikel Terkait
Presiden dan Menteri PKP Janjikan Bantuan untuk Keluarga Affan Kurniawan, Beri Rumah Subsidi Gratis
Rich Brian Tunda Penjualan Tiket Konser Tur Album Baru, Janji Beri Info Terbaru untuk Fans
Laptop Lemot? Mungkin Bukan Usia, Tapi Cara Merawatnya yang Salah
Fraksi Gerindra Sampaikan Belasungkawa, Siap Hentikan Tunjangan DPR Usai Demo Berdarah
Krisis Kolera, Waspada dan Kenali Ciri-Ciri Gejalanya, Simak!
Koperasi Desa Jadi Penyalur Resmi Beras SPHP, Pemerintah Pastikan Akses Pangan Murah Makin Luas
KRYA Siapkan Rights Issue Rp300 Miliar, Fokus Genjot Bisnis Motor Listrik ECGO
TikTok Bekukan Fitur Live di Tengah Gelombang Demo, Demi Redam Potensi Kekerasan
Rumah Eko Patrio Diserbu Massa, Imbas Joget di Sidang DPR yang Viral
Dapat Giliran, Rumah Anggota DPR Uya Kuya Ikut Diserbu Massa