TRAGIS! Anggota TNI di Medan Tega Bunuh Istri, Korban Ditusuk 3 Kali hingga Tewas

Photo Author
- Rabu, 23 Juli 2025 | 19:11 WIB
Ilustrasi Pembunuhan (Foto : Serambi Indonesia)
Ilustrasi Pembunuhan (Foto : Serambi Indonesia)

INSIBERNEWS - Warga Medan dan Deli Serdang digemparkan oleh kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh seorang anggota TNI aktif terhadap istrinya sendiri.

Peristiwa tragis ini melibatkan Serma Tengku Dian Anugerah, prajurit dari Kodam I Bukit Barisan, yang ditangkap karena diduga menghabisi nyawa istrinya, Astri Gustina Yolanda (34), dengan cara yang keji.

Baca Juga: Sering Sembelit? Itu Bisa Jadi Tanda Kanker Kolon Mengintai Tubuhmu Diam-Diam!

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tiga luka tusukan di tubuhnya. Luka tersebut teridentifikasi di bagian dada, leher, dan tangan, yang menunjukkan bahwa kekerasan terjadi dalam jarak dekat.

Belum diketahui pasti di mana lokasi kejadian penikaman, namun tak lama setelahnya, Serma Dian diamankan oleh tim Polisi Militer.

Penangkapan dilakukan pada Rabu pagi, 23 Juli 2025, di area parkir depan gerai cepat saji KFC yang berada di kawasan Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Deli Serdang. Pelaku diciduk oleh tim Pomdam I/BB yang dipimpin langsung oleh Kapten CPM Hendra Yuwono.

Baca Juga: Jatuh usai Tergelincir, Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia Terlindas Truk

“Penangkapan dilakukan sekitar pukul 10.45 WIB,” ujar Kolonel Infanteri Asrul Harahap, Kapendam I Bukit Barisan.

Asrul juga menyampaikan bahwa saat ditangkap, Serma Dian diduga hendak melarikan diri dari Medan, meskipun belum dapat dipastikan ke mana tujuannya. Dugaan pelarian ini semakin menguatkan asumsi bahwa pelaku sadar dirinya tengah menjadi buronan.

“Dari gelagatnya, tampaknya ia memang sedang bersiap kabur,” tambah Asrul dalam keterangannya kepada awak media.

Baca Juga: 'Saya Sudah Jadi Perempuan' Pengakuan Mengejutkan Oscar Lawalata di Podcast Grace Tahir

Hingga kini, motif di balik tindakan nekat Serma Dian masih menjadi tanda tanya besar. Penyidik TNI belum memaparkan secara jelas alasan di balik insiden ini, namun indikasi awal mengarah pada konflik dalam rumah tangga. Beberapa pihak menduga ada persoalan emosional atau pertengkaran pribadi yang memicu tindakan brutal tersebut.

Alat yang digunakan untuk menikam korban juga belum berhasil diamankan. Penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan jenis senjata tajam apa yang dipakai pelaku saat kejadian berlangsung.

"Masih dalam proses penyelidikan. Nanti akan diumumkan setelah semua fakta terverifikasi," ujar Asrul.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X