INSIBERNEWS - Instruksi tegas disampaikan Presiden Prabowo Subianto soal maraknya praktik nakal pengoplosan beras. Dalam acara peluncuran 80 ribu unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025), Prabowo memerintahkan langsung kepada Kapolri dan Jaksa Agung agar segera mengusut dan menindak pelaku-pelaku yang memalsukan beras kualitas rendah menjadi premium untuk keuntungan pribadi.
Baca Juga: Prabowo Sindir Pendemo Bayaran, Sebut Indonesia Negara Cerah, Bukan Gelap!
“Beras biasa dibungkus, dikasih stempel beras premium, dijual Rp5.000 di atas HET. Ini penipuan, ini pidana,” tegas Prabowo dalam pidatonya.
Ia menyampaikan kekesalannya terhadap praktik curang ini karena tidak hanya merugikan konsumen, tapi juga melemahkan sistem distribusi pangan nasional dan memukul petani yang jujur.
Prabowo menyebut bahwa tindakan seperti ini harus diberantas tuntas karena menyentuh langsung kepentingan rakyat kecil.
Baca Juga: Tuntut Potongan Komisi Ojol Jadi 10 Persen, Garda Indonesia Turun ke Jalan Hari Ini
Tak butuh waktu lama, Kejaksaan Agung merespons cepat arahan Presiden tersebut. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, memastikan bahwa jajarannya siap untuk turun tangan.
“Kejaksaan sebagai penegak hukum siap menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto,” ujar Anang di Jakarta.
Baca Juga: Berkat Surat Raja Charles, Prabowo Hibahkan 90.000 Hektare Lahan untuk Rumah Gajah di Aceh
Ia menjelaskan, langkah ini akan dilakukan dengan pendekatan kolaboratif. Pihak Kejaksaan akan menjalin komunikasi intensif dengan instansi terkait seperti Kepolisian, Kementerian Pertanian, dan lembaga-lembaga yang memiliki keterkaitan langsung dengan distribusi pangan dan pengawasan beras.
Baca Juga: Verrel Bramasta Diangkat Jadi Duta Maritim, Ia Ungkap Dirinya Berasal Dari Keluarga Tidak Utuh
Anang menambahkan bahwa kerja sama antar-lembaga sangat penting untuk menelusuri rantai distribusi dan mengungkap siapa saja pihak yang terlibat dalam praktek curang tersebut.
Termasuk oknum-oknum yang mungkin selama ini bersembunyi di balik perusahaan distributor atau koperasi yang menyalahgunakan izin dagangnya.
Baca Juga: Wawancara ALLDAY PROJECT Jadi Sorotan, Annie Disindir Kim Eana karena Status Anak Konglomerat?
Artikel Terkait
BRI Dukung UMKM Katering Pemasok Program MBG hingga Sukses Ekspansi Dapur dan Berdayakan Ratusan Karyawan
20 Tahun Koma, Pangeran Al Waleed Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun, Sebelumnya Alami Kecelakaan di London
Suasana Penuh Haru di Rumah Duka Ayah Sarwendah, Kehadiran Ruben Onsu Jadi Sorotan
Wawancara ALLDAY PROJECT Jadi Sorotan, Annie Disindir Kim Eana karena Status Anak Konglomerat?
Verrel Bramasta Diangkat Jadi Duta Maritim, Ia Ungkap Dirinya Berasal Dari Keluarga Tidak Utuh
DJ Panda Usai Disebut Netizen Sebagai Sosok Ayah Anak Yang Dikandung Erika Carlina, Kini Eventnya Banyak Dicancel
Dengan Pemberdayaan dan Layanan AgenBRILink, BRI Dorong Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih
Berkat Surat Raja Charles, Prabowo Hibahkan 90.000 Hektare Lahan untuk Rumah Gajah di Aceh
Tuntut Potongan Komisi Ojol Jadi 10 Persen, Garda Indonesia Turun ke Jalan Hari Ini
Prabowo Sindir Pendemo Bayaran, Sebut Indonesia Negara Cerah, Bukan Gelap!