INSIBERNEWS - Kabar duka datang dari kerajaan Arab Saudi, Pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud meninggal dunia di usia 36 tahun, Sabtu (19/07/2025).
Pangeran Al Waleed dikenal sebagai "Pangeran Tidur" (sleeping prince) Arab Saudi. Ia mengalami koma selama 20 tahun. Sebelum koma ia mengalami kelecekaan mobil di London pada usia 16 tahun.
Dilansir INSIBERNEWS dari halaman Hindustan Times, ayah dari pangeran Al Waleed, Pangeran Khaled bin Abdulaziz mengonfirmasi meninggalnya sang putra melalui media sosial X.
"Dengan keyakinan akan kehendak takdir Allah, dan dengan duka dan kesedihan yang mendalam, kami berduka atas kepergian putra tercinta kami, pangeran Al Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, semoga Allah merahmatinya, yang meninggal dunia hari ini," tulis Pangeran Khaled.
Pangeran Al Waleed koma sejak tahun 2005 tepat ia berusia 16 tahun setelah mengalami kecelakaan pada saat ia belajar akademi militer di London, Inggris.
Setelah kecelakaan pangeran dirawat di kota Medis Raja Abdulaziz, Riyadh. Kecelakaan tersebut telah mengakibatkan ia menderita cedera otak sehingga ia tertidur, koma selama 20 tahun dan meninggal dunia diusia 36 tahun.
Baca Juga: Bukan Cuma Erika Carlina, Deddy Corbuzier Ungkap Ada Korban Lain Hamil Duluan, Pelakunya Sama
Selama mengalami koma, Al Waleed di tempatkan di ventilator. keluarganya telah memanggil ahli medis dari penjuru dunia untuk melakukan penyembuhan terhadap putranya dan bisa sadar kembali dari komanya.***
Artikel Terkait
Erika Carlina Bongkar Kehamilan, DJ Panda Ngaku Bukan Bapak Anak Itu: 'Fans Gua 531, Bukan 19!'
'Saya dan Istri Sudah Diperiksa Polisi' Pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina Terancam Jerat Hukum
Kabar Duka! Ayah Sarwendah Meninggal Dunia, Giorgio Gantikan Peran Ruben Onsu?
Netizen Syok! Tugba Kiara Kini Makin Dekat dengan Refal Hady, Sudah Resmi Berpacaran?
Bukan Cuma Erika Carlina, Deddy Corbuzier Ungkap Ada Korban Lain Hamil Duluan, Pelakunya Sama
BRI Dukung UMKM Katering Pemasok Program MBG hingga Sukses Ekspansi Dapur dan Berdayakan Ratusan Karyawan