Serangan terhadap Gereja Keluarga Kudus dianggap sebagai salah satu yang paling menyentuh perhatian dunia, mengingat posisinya sebagai satu-satunya gereja Katolik di Gaza.
Selama ini, gereja tersebut juga berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, yang mencari keamanan di tengah konflik yang tak kunjung mereda.
Baca Juga: Donat Dihujani Kritik, Pinkan Mambo Mengaku Alami Stress hingga Ngedrop
Kecaman terus mengalir dari berbagai organisasi internasional dan kelompok HAM, yang menuntut agar Israel menghentikan serangan terhadap fasilitas sipil dan segera membuka jalur kemanusiaan.
Mereka menilai bahwa serangan terhadap rumah ibadah mencerminkan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan bisa memperkeruh ketegangan lintas agama di kawasan.
Artikel Terkait
Heboh! Penemuan Mayat Wanita di Cisauk, Tangan Terborgol dan Berbusana Jas Hujan Pink
Prabowo Siap Genjot Garuda, Jawab Pernyataan Trump soal Pembelian 50 Pesawat Boeing
Bulog Genjot Distribusi Beras di Jakarta, Target 218 Ribu Warga Terima Bantuan Sebelum Akhir Juli
Donat Dihujani Kritik, Pinkan Mambo Mengaku Alami Stress hingga Ngedrop
Kabar Duka, Connie Francis Sang Pelantun Lagu Pretty Little Baby yang Viral di TikTok Meninggal Dunia
Tom Lembong Bakal Hadapi Sidang Vonis Hari Ini Terkait Kasus Izin Impor Gula
Sholat Jumat tapi Tidak Dengar Khutbah, Bolehkah? Begini Penjelasan Hukumnya
Israel Serang Gereja Katolik di Gaza, Tiga Orang Tewas Termasuk Lansia dan Petugas Paroki
Jangan Nekat! Ini yang Bisa Terjadi Jika Kamu Bekerja Tanpa Tidur Selama Berhari-hari
Terseret Kasus Manipulasi Saham, Bos HYBE Bang Si-hyuk Terancam Dilimpahkan ke Kejaksaan