INSIBERNEWS - Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten kembali menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kali ini, fokus utama penyaluran adalah untuk 218.921 penerima bantuan pangan (PBP) yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.
“Untuk wilayah DKI Jakarta, jumlah penerima ada 218.921 PBP, dengan total beras yang disalurkan sebanyak 2.189.210 kilogram,” ujar Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Rizky Puspitasari, saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/7).
Baca Juga: Prabowo Siap Genjot Garuda, Jawab Pernyataan Trump soal Pembelian 50 Pesawat Boeing
Rizky menyampaikan bahwa penyaluran ini dilakukan dalam dua tahap atau dua bulan alokasi. Total keseluruhan beras yang disiapkan untuk Jakarta mencapai 4.378 ton. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan menyasar warga yang telah terdaftar dalam data penerima bantuan resmi.
Baca Juga: Heboh! Penemuan Mayat Wanita di Cisauk, Tangan Terborgol dan Berbusana Jas Hujan Pink
“Hari ini saja, di Kelurahan Setiabudi, ada 44 PBP yang menerima bantuan,” ungkapnya.
Program SPHP ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat. Bulog bertugas mendistribusikan beras ke penerima bantuan agar tepat sasaran dan tidak terjadi kekurangan stok di lapangan.
Rizky menegaskan bahwa pihaknya menargetkan seluruh bantuan bisa tersalurkan dengan baik dan merata hingga akhir Juli 2025. Ia juga menyampaikan bahwa Bulog bekerja sama dengan pihak kelurahan dan RT/RW setempat untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak tumpang tindih.
Secara nasional, pemerintah menargetkan program bantuan ini menjangkau lebih dari 18 juta penerima. Jakarta menjadi salah satu daerah dengan alokasi cukup besar mengingat padatnya jumlah penduduk dan banyaknya keluarga berpenghasilan rendah.
Baca Juga: Mengejutkan! Lucinta Luna Ditunjuk Jadi Art Director Miss Grand Indonesia 2025!
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat dan menjaga harga beras tetap stabil di pasar,” tutur Rizky.
Dengan penyaluran bantuan yang terus digencarkan, Bulog berharap program ini bisa menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok, sekaligus mendorong kestabilan ekonomi rumah tangga masyarakat yang paling terdampak.
Artikel Terkait
Berhasil Turunkan Tarif AS ke 19 Persen, Prabowo: Era Baru Perdagangan RI-AS
Bukan Justin Bieber, Inilah Pria yang Akhirnya Dipilih Selena Gomez untuk Dinikahi!
Vonis 3,5 Tahun Masih Kurang Ringan? Taeil Eks NCT Ingin Bebas Lebih Cepat
Diam Diam Jual Saham HYBE Lewat Jalur Belakang Jelang IPO, Bang Si Hyuk Diperiksa Otoritas Keuangan
Pernyataan Resmi JKT48 Soal Viralnya Foto Vulgar GM Fritz Fernandez, Fans Tetap Tuntut Pemecatan
BRI Memiliki Komitmen Kuat Terapkan ESG, Berhasil Catatkan Portofolio Sustainable Finance Terbesar di Indonesia Senilai Rp796 Triliun
Mengejutkan! Lucinta Luna Ditunjuk Jadi Art Director Miss Grand Indonesia 2025!
Dukung Sepak Bola usia Dini, BRI dan Liga Kompas Lepas Tim LKG BRI ke Piala Dunia Remaja 'Gothia Cup' di Swedia
Heboh! Penemuan Mayat Wanita di Cisauk, Tangan Terborgol dan Berbusana Jas Hujan Pink
Prabowo Siap Genjot Garuda, Jawab Pernyataan Trump soal Pembelian 50 Pesawat Boeing