Israel Serang Gereja Katolik di Gaza, Tiga Orang Tewas Termasuk Lansia dan Petugas Paroki

Photo Author
- Jumat, 18 Juli 2025 | 08:51 WIB
Israel Serang Gereja Katolik di Gaza (Foto : dok/Anadolu)
Israel Serang Gereja Katolik di Gaza (Foto : dok/Anadolu)

INSIBERNEWS - Serangan udara yang kembali mengguncang Jalur Gaza memakan korban jiwa di tempat yang tak terduga: sebuah gereja Katolik.

Setidaknya tiga orang dilaporkan tewas dan sepuluh lainnya luka-luka dalam serangan yang menghantam Gereja Keluarga Kudus di Kota Gaza, Kamis, 17 Juli 2025. Serangan ini menuai sorotan karena mengenai satu-satunya gereja Katolik yang tersisa di wilayah tersebut.

Baca Juga: Sholat Jumat tapi Tidak Dengar Khutbah, Bolehkah? Begini Penjelasan Hukumnya

Dalam keterangan resmi yang dirilis Patriarkat Latin Yerusalem, disebutkan bahwa salah satu korban adalah seorang petugas kebersihan gereja berusia 60 tahun dan seorang perempuan lansia berumur 84 tahun.

Perempuan itu diketahui tengah menerima layanan psikososial di dalam tenda milik lembaga kemanusiaan Caritas saat serangan terjadi.

Baca Juga: Tom Lembong Bakal Hadapi Sidang Vonis Hari Ini Terkait Kasus Izin Impor Gula

“Setidaknya satu orang dalam kondisi kritis setelah serangan tersebut. Sementara Pastor Gabriel Romanelli mengalami luka ringan,” demikian pernyataan Patriarkat, dikutip Jumat, 18 Juli 2025.

Baca Juga: Kabar Duka, Connie Francis Sang Pelantun Lagu Pretty Little Baby yang Viral di TikTok Meninggal Dunia

Video yang diunggah oleh aktivis Palestina dan telah diverifikasi oleh media internasional memperlihatkan situasi pascaserangan. Dalam rekaman itu, Pastor Romanelli terlihat dengan perban membalut kakinya, meski secara keseluruhan kondisinya terlihat stabil.

Ia berdiri di tengah reruntuhan, menunjukkan sisa-sisa kehancuran di sekitar gereja yang telah menjadi tempat berlindung bagi warga sipil.

Baca Juga: Donat Dihujani Kritik, Pinkan Mambo Mengaku Alami Stress hingga Ngedrop

Lembaga Caritas Jerusalem yang juga aktif di lokasi tersebut menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya dua korban.

Menurut mereka, kompleks gereja selama ini menjadi tempat perlindungan bagi sejumlah warga, terutama lansia dan mereka yang membutuhkan bantuan psikologis di tengah konflik yang terus memburuk.

Baca Juga: Bulog Genjot Distribusi Beras di Jakarta, Target 218 Ribu Warga Terima Bantuan Sebelum Akhir Juli

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X