INSIBERNEWS - Serangan Israel kembali mengguncang Gaza, kali ini menghantam satu-satunya gereja Katolik di wilayah tersebut, yakni Gereja Keluarga Kudus. Insiden yang terjadi pada Kamis, 17 Juli 2025 itu menewaskan tiga orang dan mencederai sejumlah lainnya.
Serangan ini langsung menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Vatikan dan pemerintah Amerika Serikat.
Baca Juga: Terseret Kasus Manipulasi Saham, Bos HYBE Bang Si-hyuk Terancam Dilimpahkan ke Kejaksaan
Gedung Putih dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Presiden AS saat ini, Donald Trump, telah melakukan panggilan langsung kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk menanyakan secara spesifik mengenai insiden tragis tersebut.
Baca Juga: Jangan Nekat! Ini yang Bisa Terjadi Jika Kamu Bekerja Tanpa Tidur Selama Berhari-hari
“Reaksi Presiden tidak positif,” ungkap juru bicara Gedung Putih, menandakan adanya ketegangan diplomatik atas serangan yang menyasar tempat ibadah umat Kristen tersebut.
Patriarkat Latin Yerusalem mengeluarkan pernyataan keras atas penyerangan itu. Mereka mengecam keras tindakan militer Israel yang dianggap telah menargetkan warga sipil tak bersenjata dan merusak tempat ibadah yang seharusnya menjadi zona aman.
Tiga korban jiwa dilaporkan terdiri dari dua perempuan dan satu pria, yang saat kejadian berada di dalam kompleks gereja.
Baca Juga: Israel Serang Gereja Katolik di Gaza, Tiga Orang Tewas Termasuk Lansia dan Petugas Paroki
Paus Leo XIV juga tak tinggal diam. Ia mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas tragedi ini. Dalam pesan resminya, Paus menyebut bahwa tindakan kekerasan terhadap tempat suci tidak hanya melukai fisik bangunan, tapi juga merobek nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas umat beragama.
Baca Juga: Sholat Jumat tapi Tidak Dengar Khutbah, Bolehkah? Begini Penjelasan Hukumnya
Di sisi lain, laporan dari Badan Pertahanan Sipil Gaza menyebutkan bahwa serangan Israel pada hari itu terjadi di berbagai titik di Jalur Gaza.
Setidaknya 20 warga Palestina dilaporkan tewas dalam rentetan serangan yang berlangsung hampir sepanjang hari. Suara ledakan dan sirene ambulan terdengar tanpa henti di sejumlah wilayah padat penduduk.
Baca Juga: Tom Lembong Bakal Hadapi Sidang Vonis Hari Ini Terkait Kasus Izin Impor Gula
Artikel Terkait
Heboh! Penemuan Mayat Wanita di Cisauk, Tangan Terborgol dan Berbusana Jas Hujan Pink
Prabowo Siap Genjot Garuda, Jawab Pernyataan Trump soal Pembelian 50 Pesawat Boeing
Bulog Genjot Distribusi Beras di Jakarta, Target 218 Ribu Warga Terima Bantuan Sebelum Akhir Juli
Donat Dihujani Kritik, Pinkan Mambo Mengaku Alami Stress hingga Ngedrop
Kabar Duka, Connie Francis Sang Pelantun Lagu Pretty Little Baby yang Viral di TikTok Meninggal Dunia
Tom Lembong Bakal Hadapi Sidang Vonis Hari Ini Terkait Kasus Izin Impor Gula
Sholat Jumat tapi Tidak Dengar Khutbah, Bolehkah? Begini Penjelasan Hukumnya
Israel Serang Gereja Katolik di Gaza, Tiga Orang Tewas Termasuk Lansia dan Petugas Paroki
Jangan Nekat! Ini yang Bisa Terjadi Jika Kamu Bekerja Tanpa Tidur Selama Berhari-hari
Terseret Kasus Manipulasi Saham, Bos HYBE Bang Si-hyuk Terancam Dilimpahkan ke Kejaksaan