"Pembayaran susu setiap bulan langsung melalui rekening BRI. Ini membuat keuangan kelompok kami transparan dan terjamin," kata Samsul.
Setiap hari, menurut Samsul, klaster ini mampu menyetor susu hingga 10 ton atau sekitar 10.000 liter. Penyetoran dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore.
"Susu yang sudah diperah disimpan terlebih dahulu di tiga mesin pendingin dengan total kapasitas 7.500 liter, sebelum diangkut oleh truk tangki," jelasnya.
Baca Juga: Polri Sebut Ada 200 Ribu Orang Padati Monas di HUT Bhayangkara Ke-79
Meski pemulihan pasca wabah PMK masih menjadi tantangan, Samsul optimis anggotanya dapat terus bangkit.
"Kami berharap peternak bisa menambah jumlah sapinya dan meningkatkan produksi susu. Dengan kerja keras dan dukungan BRI, kami yakin peternak di Pudak akan semakin maju dan sejahtera," pungkasnya.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa BRI tidak hanya memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi pelaku usaha, tetapi juga menyertakan pemberdayaan seperti pelatihan manajemen usaha, literasi keuangan, digitalisasi bisnis, dan pendampingan yang berkelanjutan dalam program melalui program Klasterkuhidupku.
“Pendekatan ini bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan, sehingga para pelaku usaha dapat naik kelas dan memperluas jangkauan pasar mereka dan harapannya dapat meningkatkan pendapatan serta membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar," jelas Akhmad.
Artikel Terkait
Harga BBM di SPBU Swasta Kompak Naik per 1 Juli, Apa Saja?
Titah Presiden Prabowo Minta Polisi Turun ke Rakyat, Tuk Merasakan Pedihnya Kesulitan Warga RI
Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Seruan Prabowo ke Kepolisian: Jadilah Polisi yang Dicintai Rakyat!
BRI Berfokus pada Penguatan Fundamental dan Transformasi di Seluruh Aspek
BRI Bersinar di Panggung Internasional, Bawa Pulang 15 Penghargaan di Ajang FinanceAsia 2025
Pejabat Arab Saudi Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Jeddah