Tragedi di Rel Tanpa Palang: Sopir Truk Tewas Tertabrak Kereta Ambarawa Ekspres di Lamongan

Photo Author
- Kamis, 19 Juni 2025 | 07:42 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Mobil Yang Ditabrak Kereta (Foto : istimewa)
Ilustrasi Kecelakaan Mobil Yang Ditabrak Kereta (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Kecelakaan maut kembali merenggut nyawa di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebuah truk tangki air yang dikemudikan oleh Ahmad Ainun Badiuyun, warga Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, ringsek parah usai dihantam Kereta Api Ambarawa Ekspres.

Insiden tragis ini terjadi di dekat Desa Karanglangit, pada lintasan yang dikenal rawan karena tak dilengkapi pengaman.

Kereta yang tengah melaju kencang dari Surabaya menuju Semarang tak sempat menghindar, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.

Baca Juga: Profil-Biodata Toni Firmansyah, Pemain Persebaya yang Dipanggil TC Persiapan Piala AFF U23 2025

Menurut keterangan warga yang menyaksikan kejadian, truk yang dikendarai Ahmad tampak berusaha melintasi rel dari arah utara menuju pemukiman di Karanglangit.

Sayangnya, kondisi perlintasan yang tak memiliki palang atau petugas jaga membuat situasi semakin berbahaya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Lolos Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Begini Respon Presiden FIFA

“Sopirnya kayak nggak ngeh kalau ada kereta datang. Keretanya udah deket banget, nggak keburu ngerem,” ujar Suyono, salah satu warga yang berada di lokasi.

Diduga, Ahmad tak mendengar suara klakson kereta atau tak memperhatikan laju kereta yang mendekat dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Gelar RUPST, CTRA Bagikan Dividen Senilai Rp444,8 Miliar dari Laba Bersih Tahun Buku 2024

Tabrakan keras itu tak terelakkan. Bagian depan truk langsung hancur tertabrak lokomotif, hingga badan truk terseret beberapa meter.

Ahmad mengalami luka parah di kepala dan perut akibat benturan hebat. Warga yang berusaha menolong hanya bisa berpasrah saat menyadari nyawa pria itu sudah tak tertolong.

“Kami coba bantu, tapi lukanya parah banget. Dia udah nggak gerak,” cerita Marni, warga lain yang ikut membantu evakuasi.

Petugas kepolisian dan tim medis yang tiba tak lama kemudian hanya bisa memastikan korban telah meninggal di tempat.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X