Mobil Dinas Wabup Mamuju Tabrak Lansia hingga Tewas, Diduga Pakai Pelat Palsu

Photo Author
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 18:51 WIB
Ilustrasi garis polisi  (AFP)
Ilustrasi garis polisi (AFP)

INSIBERNEWS - Sebuah kecelakaan maut yang terjadi di jalur Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kini berbuntut panjang.

Pasalnya, kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut diketahui merupakan mobil dinas Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, namun menggunakan pelat nomor mencurigakan yang diduga palsu.

Korban, seorang pria lansia berusia 69 tahun bernama Muhammad Ali, tewas seketika setelah motor yang dikendarainya ditabrak dari belakang.

Baca Juga: Jelang Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Terdapat Larangan Bawa Pulang Air Zamzam ke Tanah Air

Mobil mewah berjenis Toyota Alphard tersebut saat kejadian diketahui menggunakan pelat DD 342 QR, yang mengacu pada wilayah Sulawesi Selatan. Padahal, sebagai kendaraan dinas pemerintahan di Sulawesi Barat, mobil tersebut seharusnya menggunakan pelat resmi berwarna merah dengan nomor DC 2 A.

Dugaan penggunaan pelat palsu semakin kuat setelah petugas dari Satlantas Polres Polewali Mandar memastikan bahwa nomor pelat DD 342 QR tidak terdaftar di sistem Samsat.

Baca Juga: Iran Desak PBB Gelar Sidang Darurat Usai Serangan Israel: Negosiasi Nuklir Terancam Batal

Kanit Laka Polres Polman, Ipda Sopian Hadi, menyebut bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum bisa menyimpulkan secara pasti soal keaslian pelat tersebut.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap sopir kendaraan. Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut setelah semuanya rampung," kata Sopian, Sabtu (14/6).

Sopir yang mengemudikan Alphard saat kecelakaan diketahui bernama Andi Ilham, dan ia telah diamankan untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Melalui Rumah BUMN, BRI Cetak UMKM Siap Ekspor: Kisah Sukses Baker’s Gram

Insiden tragis ini bermula saat korban yang mengendarai motor Honda Beat sedang melaju dari arah Kota Mamuju menuju Polewali. Dari arah yang sama, mobil Alphard datang dengan kecepatan tinggi dan menabrak korban dari belakang.

Benturan keras membuat korban terpental cukup jauh hingga akhirnya tewas di tempat kejadian. Meski sempat dibawa ke puskesmas, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga: Ngaku Salah, Dedi Mulyadi Siap Ditilang usai Viral Tak Pakai Helm saat Dibonceng Patwal

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X