Bahkan ditemukan bahwa video serupa pernah diunggah pada akun Instagram @catty_home_jember pada 5 Januari 2025 lalu. Kapolres menduga ada pihak yang sengaja menyebarkan ulang video tersebut dengan informasi yang menyesatkan untuk menimbulkan kepanikan.
Baca Juga: Ternyata Bukan Pulau Gag, Wilayah Pulau Geopark Raja Ampat Terancam oleh Dua Perusahaan Ini!
“Kami sudah memastikan bahwa video itu tidak benar terjadi di Sragen dan pernah diposting di akun Instagram pada awal Januari lalu,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya literasi digital serta verifikasi informasi sebelum menyebarkan konten di media sosial.
Meski demikian, kekejaman terhadap hewan seperti yang terekam dalam video tersebut tetap harus menjadi perhatian bersama, karena mencerminkan adanya praktik kekerasan yang sangat tidak manusiawi dan perlu ditindak tegas di manapun itu terjadi.
Artikel Terkait
Izin Tambang PT Gag Nikel Disorot, Bahlil: Sudah Terbit Sejak 2017, Jangan Asal Tuduh
Mafia Beras Main Data Stok, Mentan: Jangan Jadikan Petani Korban Kebijakan Impor
Tanggapi Soal Wacana Pemakzulan Gibran, PKS: Kami Hormati Dinamika Politik
Gegara Kebijakan Barak Militer, Dedi Mulyadi Dilaporkan Wali Murid ke Bareskrim
Berbagi di Momen Idul Adha 1446 H, Bapekis dan Karyawan BRI Salurkan 961 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Dipastikan Menteri LH Pertambangan GAG Nikel Jalankan Operasional Berkelanjutan
Ternyata Bukan PT Gag Nikel, Berikut Ini Dua Perusahaan yang Rusak Raja Ampat!
Melalui AgenBRILink Pemuda Ini Kembangkan Usaha hingga Ciptakan Lapangan Kerja di Kolaka
BRI Dorong Terwujudnya Desa Wisata sebagai Destinasi Unggulan Daerah Melalui Program Desa BRILiaN
Eks Ketua DPRD Jatim Hilang Usai Jadi Tersangka Suap Dana Hibah, KPK Gerak Cepat!