INSIBERNEWS - India kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam perekonomiannya. Negara dengan populasi terbanyak di dunia itu kini resmi menduduki posisi keempat sebagai ekonomi terbesar secara global, menggeser Jepang yang selama ini berada di peringkat tersebut.
Capaian ini menandai langkah signifikan dalam perjalanan pertumbuhan ekonomi India dalam beberapa dekade terakhir.
Baca Juga: Markas Kodim Poso Kebakaran, TNI Bentuk Tim Gabungan Telusuri Penyebab
“Kita sekarang adalah ekonomi terbesar keempat di dunia,” ujar CEO Niti Aayog, BVR Subrahmanyam, kepada wartawan pada Senin, 26 Mei 2025.
“Nilai ekonomi kita mencapai 4 triliun dolar AS,” lanjutnya, mengutip data dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkuat klaim tersebut.
Menurut Subrahmanyam, saat ini hanya ada tiga negara yang ekonominya lebih besar dari India, yakni Amerika Serikat, China, dan Jerman. Sementara Jepang, yang sebelumnya menempati posisi keempat, harus rela turun satu peringkat di tengah stagnasi ekonomi yang mereka alami dalam beberapa tahun terakhir.
Lompatan India ini tidak datang tiba-tiba. Negara tersebut telah secara konsisten mencatat pertumbuhan ekonomi yang solid, bahkan di tengah tantangan global seperti krisis energi, pandemi COVID-19, hingga ketegangan geopolitik.
Berbagai reformasi struktural, kebijakan pro-investasi, dan pertumbuhan sektor digital telah mempercepat laju ekonominya dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Berkedok Parkir, Ormas PP Diduga Kuras Miliaran dari RSUD Tangsel Sejak 2017
India juga dikenal agresif dalam mengembangkan industri teknologi dan manufaktur, serta berupaya meningkatkan daya saing globalnya melalui kebijakan “Make in India” dan digitalisasi layanan publik. Dalam waktu dekat, India diproyeksikan akan terus memperkecil jarak dengan ekonomi terbesar ketiga, Jerman, jika tren pertumbuhan tetap konsisten.
Baca Juga: Wacana Jam Malam untuk Pelajar di Jabar Tuai Pro dan Kontra, Menjaga atau Batasi Ruang Gerak?
Pemerintah India menyambut baik capaian ini sebagai motivasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif.
Artikel Terkait
Arab Saudi Akan Izinkan Penjualan Dan Konsumsi Alkohol Mulai Tahun Depan
Catatkan Prestasi Global BRI, Raih Tiga Penghargaan Prestisius dari The Asset
Kelas Menengah Masih Terpinggirkan, Diskon Listrik Dinilai Perlu Diperluas hingga 2.200 VA
Tak Tahan Lihat Penderitaan Gaza, Malta Siap Akui Palestina Bulan Depan
Jual Gading Gajah Ilegal, Bareskrim Ringkus Pelaku yang Sudah Jualan Sejak 2020
Wacana Jam Malam untuk Pelajar di Jabar Tuai Pro dan Kontra, Menjaga atau Batasi Ruang Gerak?
Berkedok Parkir, Ormas PP Diduga Kuras Miliaran dari RSUD Tangsel Sejak 2017
Heboh! Restoran Ayam Goreng Widuran di Solo Ternyata Nonhalal, Muhammadiyah Desak Agar Diproses Hukum
Polisi Tetapkan Penjaga Palang KA Magetan Sebagai Tersangka atas Tragedi Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang
Markas Kodim Poso Kebakaran, TNI Bentuk Tim Gabungan Telusuri Penyebab