DPR Murka! Minta Polisi Tangkap Pelaku Dibalik Grup Viral Fantasi Sedarah di Facebook

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:54 WIB
Ilustrasi Facebook  (Istimewa )
Ilustrasi Facebook (Istimewa )

INSIBERNEWS - Belakangan ini publik dihebohkan dengan kemunculan grup Facebook bernama Fantasi Sedarah yang viral karena memuat konten penyimpangan seksual bertema inses.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, menyuarakan kemarahannya melihat fenomena ini, dan meminta Kepolisian bertindak cepat untuk menelusuri serta menangkap pelaku di balik grup tersebut.

"Mereka betul-betul sangat keterlaluan. Tidak bermoral. Orang-orang yang rusak akal dan moralnya. Mereka harus ditindak tegas," ujarnya kepada wartawan pada Jumat 16 Mei 2025.

Baca Juga: Investasi Rp5 Triliun Batal? Tiga Tokoh di Cilegon Ditahan Usai Diduga Memeras Investor Asing

Diikuti sebanyak lebih dari 32.000 anggota, grup ini membahas hubungan seksual sedarah yang membuat Abdullah geleng-geleng kepala.

Keberadaan grup ini disebut Abdul sebagai bentuk penyimpangan berat yang mencederai akal sehat dan nilai-nilai moral.

"Saya tidak habis pikir, bagaimana ada grup semacam itu di medsos. Parahnya lagi, pengikutnya sangat banyak. Padahal itu jelas-jelas menyimpang," tegasnya lagi.

Baca Juga: Pakistan Akui Rugi, Satu Pesawat AWACS Dihancurkan India dalam Serangan Presisi Operasi Sindoor

Selanjutnya, menurut legislator dari Dapil Jawa Tengah VI ini, keberadaan grup semacam itu bukan hanya mencoreng nilai sosial, tetapi juga berpotensi memicu kekerasan seksual, terutama terhadap perempuan dan anak-anak.

Salah satu unggahan dalam grup tersebut bahkan menampilkan foto anak kecil milik salah satu anggota, dengan narasi yang mengarah pada praktik inses.

"Ini kan gila. Orang tua yang gila itu. Maka, saya katakan, grup medsos semacam itu sangat berbahaya. Ini tidak boleh dibiarkan," katanya dengan nada geram.

Baca Juga: Bobby Kucing Prabowo Dapat Kalung Syal dari PM Australia, Sebagai Tanda Cinta untuk Indonesia

Terkait hal itu, Abdullah pun mendorong aparat penegak hukum untuk segera bertindak. Ia meminta agar pihak Kepolisian memburu dan memproses hukum siapa pun yang berada di balik grup menyimpang tersebut, mulai dari admin hingga para anggotanya.

"Polisi harus mengusut, menindak, dan menangkap orang-orang di balik grup FB (Facebook) yang sangat membahayakan itu," tutupnya.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X