Pantang Menyerah, Mantri Perempuan BRI Ini jadi Cerminan Kartini Masa Kini dalam Memberdayakan Pengusaha Mikro

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 22 April 2025 | 11:29 WIB
Pantang Menyerah, Mantri Perempuan BRI Ini jadi Cerminan Kartini Masa Kini dalam Memberdayakan Pengusaha Mikro (Dok. BRI )
Pantang Menyerah, Mantri Perempuan BRI Ini jadi Cerminan Kartini Masa Kini dalam Memberdayakan Pengusaha Mikro (Dok. BRI )

INSIBERNEWS, LOMBOK – Momen Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, menjadi pengingat mengenai perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan.

Perjuangan dalam mendapatkan hak pekerjaan yang layak, berkarier sekaligus memberikan dampak nyata, baik bagi dirinya sendiri, keluarga hingga orang-orang di sekitarnya.

Nuraini berhasil mewujudkan hal tersebut, perempuan berusia 38 tahun ini sudah menjadi Mantri BRI selama 12 tahun lamanya.

Baca Juga: Punya Hutang? Ini Rincian Harta Kekayaan yang Dimiliki Setyo Wahono Sang Bupati Bojonegoro 2025-2030

Berawal dari menjadi customer service, Eni panggilan akrabnya, kemudian memantapkan hati dengan menjadi Mantri BRI sejak tahun 2013.

“Sebelumnya saya sempat kerja sebagai customer service selama 2 tahun, tetapi saya kurang puas dan tertantang. Sebaliknya, saya suka tantangan dan ketemu orang-orang baru. Dari situ saya kemudian tertarik untuk pindah ke bagian marketing untuk segmen Mikro yang disebut Mantri BRI. Mobilitasnya tinggi, jadi saya tak gampang jenuh dan lebih seru menjalaninya, daripada kerja di kantor saja,” jelas Eni mengawali ceritanya.

Mantri BRI sendiri merupakan tenaga pemasar BRI yang melayani masyarakat khususnya di sektor mikro, dengan fokus pada penyaluran kredit, pemasaran produk BRI dan pemberdayaan nasabah.

Baca Juga: 5 Jenis Ikan yang Aman Dikonsumsi Penderita Darah Tinggi, Yuk Simak!

Kemudian, seiring dengan perkembangan digital, Mantri BRI juga berperan dalam mendorong literasi digital dan penggunaan produk keuangan digital, seperti AgenBRILink dan transaksi melalui QRIS.

Demikian juga yang dilakukan oleh Eny yang selalu mengunjungi nasabah, melakukan pick up service, mengedukasi QRIS hingga melakukan pendampingan klaster UMKM binaan industri gerabah atau Creating Carving di unit kerjanya, di Kec. Kediri, Kab. Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Creative Carving sendiri merupakan perkumpulan nasabah-nasabah BRI yang berprofesi sebagai perajin gerabah. Setelah diproduksi, gerabah-gerabah tersebut biasanya dipasarkan di Bali.

Baca Juga: Kedubes Vatikan Buka Pintu Duka, Kardinal Suharyo Kenang Sosok Sederhana Paus Fransiskus

Mantri Perempuan BRI Ini jadi Cerminan Kartini Masa Kini dalam Memberdayakan Pengusaha Mikro (Dok. BRI )

“Khusus di Desa Banyumulek, Kediri, Lombok Barat, hampir 90% mata pencaharian utama masyarakatnya adalah perajin gerabah. Kami sebagai Mantri BRI membantu permodalan, seperti memfasilitasi pinjaman KUR BRI dan memberikan pendampingan,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X