INSIBERNEWS - Indonesia dan Qatar resmi menjalin kerja sama besar dalam bidang investasi dengan membentuk dana bersama senilai USD 4 miliar atau sekitar Rp64 triliun.
Kesepakatan tersebut tercapai usai Presiden terpilih Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Doha dan bertemu langsung dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, di Istana Amiri Diwan pada Minggu (13/4/2025).
Dana ini akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dari pihak Indonesia dan Qatar Investment Authority (QIA) dari pihak Qatar.
Dalam keterangannya, Prabowo menyampaikan bahwa kedua negara sepakat berkontribusi masing-masing sebesar USD 2 miliar ke dalam dana investasi tersebut. Dana bersama ini akan difokuskan untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor strategis di Indonesia.
Baca Juga: BLACKPINK Siap Comeback! Album Baru Dijadwalkan Rilis Paling Lambat Juni 2025
“Kami bersepakat untuk memperkuat kemitraan investasi. Emir Qatar menyampaikan komitmennya untuk menyuntikkan dana sebesar USD 2 miliar melalui Danantara,” ujar Prabowo, Selasa (15/4).
Baca Juga: Terekam Satelit, Korea Utara Diduga Bangun Kapal Perang Raksasa yang Siap Guncang Lautan
Langkah ini menjadi salah satu langkah awal dari strategi pemerintahan Prabowo untuk mendorong masuknya investasi asing berkualitas, yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mampu mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, teknologi, energi, hingga sektor digital.
Kerja sama ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia semakin dipercaya di mata investor global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Meluncur Ke Luar Angkasa, Katy Perry Berhasil Balik Ke Bumi dan Langsung Cium Tanah
Selain dari sisi ekonomi, kerja sama ini dipandang memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan diplomatik Indonesia dan Qatar.
Bukan hanya memperkuat hubungan antar pemerintah, tapi juga membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha, termasuk BUMN dan sektor swasta dari kedua negara.
Pemerintah berharap, investasi ini bisa menciptakan lapangan kerja baru dan mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa.
Artikel Terkait
Melalui Program Pemberdayaan BRI, Pengusaha Kue Ini Berhasil Menjadi Semakin Berkembang
Viral Tuai Kecaman! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat Periksa USG
Tawarkan USG Gratis, Begini Pengakuan Para Korban Dokter Kandungan di Garut yang Viral Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Dinkes Kabupaten Garut Buka Suara Soal Viral Kasus Pelecehan Seksual Oknum Dokter Kandungan
Akhirnya! 31 Ribu Dosen ASN Bakal Terima Tukin Mulai Januari 2025, Ini Kata Sri Mulyani
Jangan Asal Pakai! Ternyata Letak Cincin di Setiap Jari Punya Makna yang Berbeda
Meluncur Ke Luar Angkasa, Katy Perry Berhasil Balik Ke Bumi dan Langsung Cium Tanah
Terekam Satelit, Korea Utara Diduga Bangun Kapal Perang Raksasa yang Siap Guncang Lautan
BLACKPINK Siap Comeback! Album Baru Dijadwalkan Rilis Paling Lambat Juni 2025
Dokter Diduga Lecehkan Pasien di Garut, Dedi Mulyadi: Cabut Izin Praktik, Kalau Perlu Gelarnya Sekalian