INSIBERNEWS - Singapura dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki tingkat korupsi yang sangat rendah.
Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak perusahaan Indonesia memilih untuk membangun kantor cabang atau bahkan kantor pusat di Singapura.
Lingkungan bisnis yang transparan dan bersih dari praktik korupsi menjadi daya tarik utama bagi pelaku usaha yang ingin mengoptimalkan operasional dan memastikan kepastian hukum dalam setiap langkah bisnis mereka.
Baca Juga: 2 Anggota TNI dan 1 Polisi Telah Ditetapkan Menjadi Tersangka Kasus Judi Sabung Ayam
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (28/3/2025), menurut Transparency International, Singapura memiliki skor tertinggi dalam Corruption Perceptions Index (CPI) di Asia Tenggara.
Hal ini mencerminkan tingkat kepercayaan publik terhadap integritas lembaga-lembaga negara di negara ini.
Bahkan, Singapura menduduki peringkat ketiga secara global, hanya berada di bawah Denmark dan Finlandia.
Negara-negara yang terkenal dengan sistem pemerintahan yang sangat transparan dan bebas dari korupsi.
Pencapaian ini menunjukkan komitmen Singapura dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien.
Bagi perusahaan, minimnya korupsi di Singapura menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.
Proses perizinan dan administrasi di Singapura berjalan dengan efisien dan dapat diprediksi, tanpa adanya biaya tambahan yang disebabkan oleh praktik korupsi.
Baca Juga: Rekomdasi Hadiah Lebaran untuk Keponakan untuk Gantikan THR, Apa Saja?
Hal ini membuat perusahaan merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.
Artikel Terkait
WNA Singapura Meninggal di Halte Transjakarta, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sudah Tahu? Ini 5 Alasan Kenapa Singapura Jadi Destinasi Favorit Turis Indonesia
WNI Ditangkap di Bandara Changi Singapura atas Dugaan Pencurian di Pesawat dan Penyalahgunaan Kartu Debit
Singapura Beri Tunjangan Rp74 Juta Untuk Korban PHK! Cek Syarat Dan Cara Daftar Program Skillsfuture Jobseeker Support
Banyak Perusahaan Indonesia Berkantor di Singapura, Tarif Pajak Lebih Kompetitif Jadi Alasan