INSIBERNEWS - Komisi I DPR RI TB Hasanuddin hadir dalam rapat RUU TNI pada Sabtu (15/3/2025).
Rapat RUU TNI dilaksanakan di Hotel Fairmont, Jakarta yang sempat tuai protes karena bertentangan dengan efisiensi anggaran.
Dipantau INsibernews setelah rapat RUU TNI (15/3/2025), terdapat 2 tugas tamahan bagi TNI.
Baca Juga: Demi Dukung Barang Lokal Bisa Bersaing, Wamenperin akan Revisi Regulasi Impor Barang Jadi
Hal ini menjadi salah satu yang dibahas dalam rapat RUU TNI.
Dua tugas tambahan tersebut adalah menangani narkoba dan ketahanan siber.
“Jadi, dari 14 (Operasi Militer Selain Perang) berubah menjadi 17. Tadi, panjang lebar dan sebagainya dan kemudian disepakati 17 itu dengan narasi-narasi yang diubah,” ujar TB Hasanuddin.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Penerimaan Pajak Tahun ini Turun Dibanding Tahun Lalu, Apa Penyebabnya?
Tugas tambahan ini menuai perhatian publik karena dianggap meluas dari tugas utama TNI yang sebelumnya lebih fokus pada pertahanan negara.
Penanganan narkoba sebagai salah satu tugas TNI bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.
Dengan keterlibatan TNI, diharapkan penindakan terhadap jaringan narkoba bisa lebih maksimal, mengingat kemampuan TNI dalam operasi lapangan.
Baca Juga: Imbas Kebijakan Donald Trump, Rupiah Mengalami Pelemahan hingga di atas Rp16.300
Selain itu, penambahan tugas terkait ketahanan siber bertujuan untuk melindungi negara dari ancaman dunia maya yang semakin kompleks.
Artikel Terkait
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Akan Rekrut Warga Sipil untuk Menjadi Tentara Siber
Program Makan Siang Gratis dapat Penolakan di Papua, OPM Ancam Bakar Sekolah, TNI dan Polri Siap Turun Tangan!
Telan Dana Hingga Rp7 Miliar, Hampir 300 Unit Dapur Sehat Telah Dibangun, KSAD Ungkap TNI Ikut Bantu Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Kini Diangkat Jadi Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier Sempat Dapat Pangkat Letkol Tituler TNI AD
Tuai Protes! Rapat Tertutup Pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont Diterobos Warga, Kenapa?