INSIBERNEWS - Sukatani yang sudah membuat video permintaan maaf terkait dengan lagu Bayar Bayar Bayar tetap mengadakan konser di Slawi, Tegal pada Minggu (23/2/2025).
Sedangkan video permintaan maaf dari Sukatani diunggah pada 20 Februari 2025.
Dengan demikian maka publik menilai bahwa masalah Sukatani tidak lagi mendapat masalah dari polisi karena sudah bisa manggung kembali.
Baca Juga: Ahok Buka Suara Soal Dugaan Korupsi Pertamina, Nilai Ada Permainan di Patra Niaga
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @sukatani.band (2/3/2025), namun ternyata konser tersebut tetap dilaksanakan karena Sukatani sudah memiliki kontrak untuk manggung.
“Sehubungan dengan Pentas kami di Slawi, Tegal adalah murni pertanggungjawaban kami,” ketik Sukatani
“Untuk tetap memenuhi janji melakukan pertunjukan sesuai kontrak yang sudah kami sepakati jauh-jauh hari sebelum kasus pembredelan lagu "Bayar Bayar Bayar" terjadi,” lanjutnya.
Baca Juga: Tanggapi Tagar Kabur Aja Dulu, Perdana Menteri Jepang Sambut Pekerja Indonesia
Sukatani mengungkapkan bahwa pihak-pihak yang melakukan intimidasi pada Sukatani berusaha berbuat baik pada band tersebut.
Dalam hal ini adalah polisi yang melakukan pengawalan khusus pada saat konser Sukatani.
Pengawalan ini dilakukan oleh polisi tanpa permintaan dari Sukatani Band.
“Kami paham bahwa apa yang baru saja kami alami dan dukungan luas dari kawan-kawan semua membuat semua pihak yang berbuat salah pada kami tiba-tiba mau terlihat baik,” ketik Sukatani.
Artikel Terkait
Menteri HAM Terjunkan Staf untuk Bertemu Novi Vokalis Sukatani Band Terkait Lagu Bayar Bayar Bayar
Natalius Pigai Tegas Sampaikan Sukatani Tidak Boleh Dihukum Karena Berekspresi
Blak-Blakan! Sukatani Band Ungkap Mendapat Intimidasi dan Tekanan Polisi Sejak Juli 2024
Tegas! Sukatani Akhirnya Buka Suara dan Tolak Tawaran Kapolri untuk Jadi Duta Polri
Sukatani Luruskan Isu Simpang Siur Soal Pemecatan Vokalis, Ungkap Ada PHK Sepihak