Ramai Kasus Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Minta Mitra Upload Video Saat Memasak di Sosmed

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 2 Maret 2025 | 05:00 WIB
sidak dilakukan oleh Presiden Prabowo ke dapur program MBG (Instagram @prabowo)
sidak dilakukan oleh Presiden Prabowo ke dapur program MBG (Instagram @prabowo)

INSIBERNEWS - Belakang ini kasus mengenai para siswa sekolah yang mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) ramai terjadi.

Merespon permasalahan yang terjadi ini, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengungkap jika penyebab keracunan adalah kurangnya pengalaman dari mitra MBG yang masih baru.

“Rata-rata yang muncul di berita terakhir ini adalah semua satuan pelayanan yang baru melaksanakan,” ujar Dadan Kompleks Akademi Militer, Magelang pada Kamis, 27 Februari 2025.

Baca Juga: Pekerja Indonesia Diterima di Sektor Manapun di Jepang Jika Ingin Lakukan Kabur Aja Dulu

“Yang baru-baru, yang lama-lama sudah tidak. Kenapa? Karena sudah terbiasa,” imbuhnya.

Menurut Dadan, memasak dalam porsi besar untuk mitra MBG yang masih baru itu bisa berpengaruh pada tingkat kematangan masih kurang dan menyebabkan keracunan.

Dadan juga mengungkapkan jika mereka selalu melakukan evaluasi tiap pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini.

“Kami evaluasi setiap hari dan kami menyarankan untuk yang baru-baru, tidak mulai langsung banyak tetapi harus mulai dari kecil,” ujarnya.

Baca Juga: Sambut Ramadhan 1446 Hijriah, Sekolah, Masjid, hingga Trans Jakarta Bakal Bagi-bagi Takjil Gratis!

Upaya BGN Mengontrol Proses Memasak MBG
Pada kesempatan yang sama, Dadan juga memberikan solusi kepada satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan mitra untuk mengontrol kasus keracunan ini.

Kepala BGN ini menyebut solusinya adalah dengan membuat video dan menguggahnya di sosial media saat proses memasak dilakukan.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi dalam pengolahan makanan MBG yang akan diberikan kepada para penerima manfaat.

Baca Juga: 8 Inspirasi Kamar Tidur Lesehan Minimalis yang Bikin Betah Berduaan

“Mulai dari IG dan Facebook, dan mereka wajib meng-upload apa yang dimasak hari itu, supaya menjadi kontrol bersama,” ujar Dadan.

Menurutnya, langkah tersebut juga bisa menjadi bentuk pertanggungjawaban yang diberikan oleh badan yang ia pimpin.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X