INSIBERNEWS - Demo yang berangkat dari tagar Indonesia Gelap telah dilakukan oleh para mahasiswa.
Demo tidak hanya dilakukan oleh kumpulan mahasiswa dar berbagai perguruan tinggi saja.
Tetapi demo juga diikuti oleh warga sipil yang merasa resah atas sejumlah kebijakan pemerintah.
Baca Juga: Akhirnya Bertemu Nikita Mirzani, Lolly Minta Maaf ke Sang Ibu: Jadi Sadar Betapa Sayangnya Mimi
Demo dilakukan pada Senin (17/2/2025), di Patung Kuda Jakarta Pusat.
Masyarakat menilai bahwa banyak kebijakan Presiden Prabowo yang dinilai semakin jauh dari prinsip keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (19/2/2025), Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi buka suara mengenai demo Indonesia Gelap.
Baca Juga: Apa Saja Dampak Negatif dari Munculnya Badan Pengelola Investasi Danantara? Yuk Simak
Menurut Prasetyo Hadi terjadi karena adanya kebebasan berekspresi warga Indonesia.
Hal ini dinilai wajar terjadi apalagi di awal pemerintahan presiden baru.
Diketahui bahwa Presiden Prabowo baru menjabat menjadi Presiden RI selama beberapa bulan.
Sehingga Prasetyo Hadi menilai bahwa rakyat Indonesia masih kaget dengan gaya kepemimpinan Prabowo.
Artikel Terkait
Mie Gacoan Candi Sidoarjo Kena Demo Masyarakat dan Karang Taruna, Gara-gara Parkir
400 Perwakilan Dosen ASN Kemendiktisaintek Demo, Desak Pemerintah dengan 2 Tuntutan Soal Tukin
Aliansi Pelajar di Papua Tolak Program MBG hingga Demo Tuntut Pendidikan Berkualitas
Ramai Hastag Indonesia Gelap, Mahasiswa Turun ke Jalan Lakukan Demo dengan Sederet Tuntutan
Mahasiswa Putuskan Copot Almamater Dalam Aksi Demo, Sikap Melebur Bersama Rakyat