INSIBERNEWS - Tunjangan Kinerja (tukin) dosen ASN Kemendiktisaintek tidak dibayarkan pada 2020-2024.
Ini artinya tukin dosen ASN tidak cair selama masa jabatan Menteri Nadiem Makarim.
Kekecewaan yang dirasakan oleh para dosen ASN kemudian menggerakkan mereka untuk melakukan demo.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (4/2/2025), 400 perwakilan dosen ASN melakukan unjuk rasa.
Unjuk rasa dilakukan di area depan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Senin (3/2/2025).
Dewan Pembina Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI), Fatimah menjabarkan apa saja tuntutan dosen.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Jamin Subsidi Gas LPG Tidak Dibatasi dan Tidak Ada Kelangkaan
Tuntutan yang pertama adalah ADAKSI meminta pada Kemendiktisaintek untuk membayarkan tukin dosen sejak 2020.
Hal ini dituntut oleh para dosen berdasarkan pada undang-undang, Perpres dan juga aturan menteri yang membenarkan adanya tukin untuk dosen.
“Kami minta tukin dosen dibayarkan sejak 2020, karena undang-undangnya lengkap dari undang-undang, diturunkan dalam Perpres, diturunkan dalam aturan menteri, lengkap sudah,” ungkap Fatimah.
Baca Juga: Menteri ESDM Larang Pengecer Jual Gas LPG, Sejumlah Daerah Mengalami Kelangkaan Gas Melon
Selanjutnya, tuntutan yang kedua adalah untuk segera membayarkan tukin dosen 2025.
Artikel Terkait
Jokowi Naikkan Tukin Pegawai Komnas HAM, Ternyata Ini Pertimbangannya
Tukin Pegawai Komnas HAM Dinaikkan Jokowi, Bagaimana dengan Pimpinannya?
Nyesek! Dosen Ini Ceritakan Seorang Bapak Yang Bekerja Keras Untuk Kuliahkan Sang Putri, Justru Ditipu Putrinya, Gak Pernah Kuliah
Kemendiktisaintek Ungkap Alasan Tukin Dosen ASN 2020-2024 Tidak Bisa Cair
50 Karangan Bunga Dikirim ke Kantor Kemendiktisaintek Ketidakjelasan Realisasi Tukin Dosen ASN