Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan sejumlah langkah efisiensi untuk menghadapi potensi krisis global.
Selain wacana pemotongan gaji pejabat, pemerintah juga mendorong penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta mempertimbangkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Sebagai perbandingan, Presiden mencontohkan kebijakan yang diterapkan oleh Pakistan dalam menghadapi tekanan ekonomi.
Negara tersebut menerapkan berbagai langkah penghematan, seperti mengurangi hari kerja menjadi empat hari dalam sepekan serta menerapkan sistem kerja dari rumah hingga 50 persen bagi pegawai pemerintah dan swasta.
Tidak hanya itu, pemerintah Pakistan juga melakukan pemangkasan gaji anggota kabinet dan parlemen, mengurangi penggunaan BBM untuk kendaraan dinas, membatasi operasional kendaraan pemerintah, hingga menghentikan sejumlah pengeluaran negara seperti pengadaan kendaraan baru, pendingin ruangan, dan perabot kantor.
Berbagai kebijakan tersebut, menurut Presiden, dapat menjadi referensi bagi Indonesia dalam merumuskan langkah-langkah penghematan yang tepat guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ancaman krisis global. ***
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Soroti Menu Makan Bergizi Gratis, SPPG Mojosongo Beri Klarifikasi
Curhatan Guru di Semarang soal Program Makan Bergizi Gratis: Tugas Bertambah, Pulang Sekolah Jadi Lebih Lama
Trump Ungkap Operasi Militer ke Iran Masih Berlanjut di Tengah Upaya Diplomasi
Viral! Kru Bus Diduga Buang Sampah di Tol, Perusahaan Minta Maaf dan Beri Sanksi Larangan Kerja Sebulan
Dirumorkan Tewas, Trump Pertanyakan Keberadaan Mojtaba Khamenei di Tengah Konflik AS–Israel vs Iran
Fasilitas Lengkap! 104 KK Korban Bencana di Aceh Utara Tempati Hunian Tetap