INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran belum dapat dianggap selesai.
Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan saat ia ditanya apakah pemerintah AS akan segera mengumumkan berakhirnya operasi yang menargetkan kemampuan militer Iran.
“Saya masih belum menyatakan operasi ini berakhir,” ujar Trump dalam keterangan yang dikutip oleh RIA Novosti pada Senin.
Trump menegaskan bahwa situasi di lapangan masih berkembang, sehingga pemerintahannya belum mengambil keputusan untuk mengakhiri operasi tersebut secara resmi.
Dialog Diplomatik Masih Berjalan
Di tengah meningkatnya ketegangan, Trump juga mengungkapkan bahwa komunikasi diplomatik antara Washington dan Teheran tetap berlangsung. Menurutnya, kedua pihak masih melakukan pembicaraan meskipun konflik belum mereda.
“Kami sedang berbicara dengan mereka, tetapi saya rasa mereka belum sepenuhnya siap. Namun, mereka sudah cukup dekat menuju sebuah kesepakatan,” kata Trump saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kemungkinan negosiasi dengan Iran.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa jalur diplomasi masih menjadi opsi yang dipertimbangkan oleh Amerika Serikat di tengah situasi yang memanas.
Baca Juga: Kapolri Ungkap Diperintah Langsung Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Aktivis HAM Andrie Yunus
Serangan Militer AS dan Israel
Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target strategis di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas serta menimbulkan korban sipil. Dalam perkembangan yang mengejutkan, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Iran Melakukan Serangan Balasan
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel serta beberapa instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Aksi tersebut semakin memperbesar potensi eskalasi konflik di kawasan yang memang telah lama dilanda ketegangan geopolitik.
Baca Juga: Iran Buru PM Israel Benjamin Netanyahu, IRGC Klaim Hantam Tiga Pangkalan AS
Pemerintah Amerika Serikat dan Israel sebelumnya menyatakan bahwa operasi militer tersebut merupakan langkah pencegahan terhadap dugaan ancaman dari program nuklir Iran.
Artikel Terkait
Iran Buru PM Israel Benjamin Netanyahu, IRGC Klaim Hantam Tiga Pangkalan AS
Sorotan Harga Menu Kering Program MBG di Cianjur, Warganet Pertanyakan Selisih Harga Roti
Soroti Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, Donald Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang
Pandji Pragiwaksono Soroti Menu Makan Bergizi Gratis, SPPG Mojosongo Beri Klarifikasi
Cerai dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Ajukan Permintaan Khusus Soal Anak
Curhatan Guru di Semarang soal Program Makan Bergizi Gratis: Tugas Bertambah, Pulang Sekolah Jadi Lebih Lama