Bahan-bahan:
- 100 gr campuran buah berry (stroberi, blueberry, raspberry)
- 1/2 buah pisang
- 100 ml yogurt rendah lemak
- 1 sdt chia seed (opsional)
- 200 ml air dingin
Cara membuat:
1. Masukkan semua bahan ke dalam blender.
2. Blender hingga halus dan creamy.
3. Tuangkan ke dalam gelas dan siap dinikmati.
Manfaat:
Smoothie berry ini rendah kalori dan mengandung banyak antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, chia seed memberikan tambahan serat yang mendukung pencernaan dan menjaga perut kenyang lebih lama.
Baca Juga: 7 Tren Pagar Besi Minimalis Terbaru untuk Rumah Kekinian
3. Smoothie Alpukat & Cokelat
Meskipun alpukat terkenal dengan kandungan lemaknya, smoothie alpukat ini tetap menjadi pilihan sehat untuk diet.
Alpukat kaya akan lemak sehat yang memberikan rasa kenyang lebih lama, sedangkan cokelat memberikan rasa manis yang memanjakan lidah.
Bahan-bahan:
- 1/2 buah alpukat matang
- 1 sdm bubuk cokelat tanpa gula
- 1/2 pisang
- 200 ml susu almond (atau susu rendah lemak)
- 1 sdt madu (opsional)
Cara membuat:
1. Potong alpukat dan pisang, lalu masukkan ke dalam blender.
2. Tambahkan bubuk cokelat, susu almond, dan madu.
3. Blender hingga halus dan creamy.
Manfaat:
Smoothie alpukat ini mengandung lemak sehat dan kalium, yang baik untuk kesehatan jantung dan menjaga energi sepanjang hari.
Cokelat tanpa gula menambah rasa nikmat sekaligus memberikan manfaat antioksidan.
4. Smoothie Mangga & Jahe
Mangga adalah buah tropis yang penuh dengan vitamin C dan serat, sementara jahe memberikan manfaat anti-inflamasi dan meningkatkan pencernaan.
Kombinasi keduanya membuat smoothie ini sangat cocok untuk Anda yang sedang diet dan ingin tubuh tetap bugar.