INSIBERNEWS - Tekanan darah tinggi adalah salah satu masalah kesehatan yang umum di masyarakat, sering kali diabaikan hingga menjadi komplikasi serius.
Banyak orang mencari cara alami untuk mengelola kondisi ini, dan salah satu bahan yang sering disebutkan adalah daun seledri.
Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apakah daun seledri benar-benar ampuh menurunkan tekanan darah, mengungkap fakta-fakta ilmiah di balik klaim ini, serta memberikan tips cara mengolah daun seledri agar mendapatkan manfaat maksimal.
Baca Juga: Siapa Sangka, Daun Kumis Kucing Punya Manfaat Menakjubkan! Coba Minum Air Rebusannya
Apa Itu Daun Seledri?
Daun seledri (Apium graveolens) adalah tanaman herbal yang sering digunakan dalam masakan, baik sebagai bumbu maupun sebagai bahan salad.
Tanaman ini kaya akan nutrisi, seperti vitamin K, vitamin C, kalium, dan antioksidan.
Selain memberikan rasa segar pada hidangan, daun seledri juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah diketahui sejak lama.
Kandungan Gizi Daun Seledri
Sebelum kita membahas klaim mengenai daun seledri dan tekanan darah, mari kita lihat lebih dekat kandungan gizi yang terdapat dalam daun seledri. Menurut penelitian, berikut adalah beberapa nutrisi penting yang terkandung dalam 100 gram daun seledri:
- Kalori: 16
- Karbohidrat: 3 gram
- Protein: 0,7 gram
- Lemak: 0,2 gram
- Serat: 1,6 gram
- Vitamin K: 29,3 mikrogram (24% dari kebutuhan harian)
- Vitamin C: 8,1 mg (9% dari kebutuhan harian)
- Kalium: 260 mg (7% dari kebutuhan harian)
Kandungan vitamin dan mineral dalam daun seledri membuatnya berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk pengaturan tekanan darah.
Daun Seledri dan Tekanan Darah: Apa Kata Penelitian?
Salah satu alasan mengapa daun seledri sering diasosiasikan dengan penurunan tekanan darah adalah kandungan kalium yang tinggi.
Kalium diketahui dapat membantu mengurangi efek natrium dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian mendukung klaim ini:
-
Penelitian 2010 yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa ekstrak seledri dapat memiliki efek antihipertensi. Senyawa dalam seledri, terutama phthalides, dapat membantu melemaskan otot-otot di pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.
-
Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi seledri dalam bentuk jus atau salad dapat membantu menurunkan tekanan darah pada individu dengan hipertensi ringan hingga sedang. Dalam salah satu percobaan, peserta yang mengonsumsi seledri secara teratur mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dalam waktu enam minggu.
-
Metaanalisis yang diterbitkan pada tahun 2016 mengonfirmasi bahwa peningkatan asupan kalium dapat berkontribusi pada pengurangan risiko hipertensi. Daun seledri, sebagai sumber kalium yang baik, dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam diet sehari-hari.
Tags
Artikel Terkait
-
Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari, Hasilnya Mengejutkan untuk Tubuh dan Pikiran!
-
6 Manfaat Olahraga Bersepeda untuk Tubuh yang Bikin Kamu Takjub! Simak
-
Penasaran! Apasih Manfaat Minyak Ikan Bagi Ibu Hamil?
-
Rahasia Kesehatan, 7 Manfaat Mengkonsumsi Sayuran Hijau yang Tak Boleh Dilewatkan!
-
Dapatkan Energi Positif, 8 Manfaat Sinar Matahari untuk Tubuh yang Harus Anda Ketahui!
-
Siapa Sangka, Daun Kumis Kucing Punya Manfaat Menakjubkan! Coba Minum Air Rebusannya
Terkini
Kebiasaan Main Ponsel di Toilet Bisa Picu Wasir, Dokter Ingatkan Bahaya Duduk Terlalu Lama
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:01 WIBHati-hati! Konsumsi Ikan Sapu-Sapu Disebut Bisa Rusak Otak hingga Ginjal
Rabu, 22 April 2026 | 17:54 WIBManuver Besar Elon Musk, SpaceX, Tesla, dan xAI Dijajaki untuk Merger
Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:19 WIBDisebut Lebih Mematikan dari Covid-19, Apa Itu Virus Nipah yang Kembali Muncul di India?
Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:31 WIBHarga Emas Pegadaian Ambles Hari Ini, Momen Serok atau Tunggu Lebih Murah?
Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:09 WIBApple Perketat Privasi Lokasi, Akses Data Presisi Pengguna iPhone Kini Lebih Terbatas
Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:06 WIBWamenkomdigi Dorong Verifikasi Usia Ketat, Platform Digital Diminta Lebih Serius Lindungi Anak
Jumat, 30 Januari 2026 | 14:51 WIBJangan Kaget! Jamur Enoki Ternyata Susah Dicerna, Ini Penjelasannya
Jumat, 30 Januari 2026 | 12:44 WIBWhatsApp Tambah Mode Keamanan Ketat Anti Siber, Akun Pengguna Kini Lebih Terlindungi
Kamis, 29 Januari 2026 | 11:16 WIB15,3 Juta Warga Masih Unbanked, LPS Pasang Target Turunkan Angka Signifikan pada 2026
Rabu, 28 Januari 2026 | 08:36 WIBMeta Tutup Akses AI Characters untuk Remaja, Janjikan Versi Lebih Aman dan Terkontrol
Minggu, 25 Januari 2026 | 13:58 WIBTikTok Bertahan di AS, ByteDance Pangkas Saham dan Serahkan Kendali ke Investor
Jumat, 23 Januari 2026 | 12:03 WIBPemprov DKI Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Fokuskan Siswa pada Proses Belajar
Selasa, 20 Januari 2026 | 14:18 WIBTak Disangka, Tidur Terang-Terangan Picu Penyakit Jantung, Ini Fakta Ilmiahnya!
Selasa, 20 Januari 2026 | 13:57 WIBBelanja AI Global Melejit, Industri Teknologi Siap Kucurkan Triliunan Dolar hingga 2027
Selasa, 20 Januari 2026 | 13:21 WIBSering Ketiduran Pakai Softlens, Ini Bahaya yang Kerap Diremehkan!
Senin, 19 Januari 2026 | 15:06 WIBSering Lupa di Usia Muda? Bisa Jadi Ini Kebiasaan yang Diam-diam Merusak Daya Ingat
Rabu, 31 Desember 2025 | 20:10 WIBIni Dia Negara Pertama dan Terakhir yang Sambut Tahun Baru 2026, Penasaran?
Rabu, 31 Desember 2025 | 18:30 WIBMau Mulai Nabung di 2026? Ini Pilihan Investasi Terbaik yang Bisa Kamu Pertimbangkan
Rabu, 31 Desember 2025 | 18:00 WIBApple Ajukan Banding atas Putusan Antimonopoli Rp33,9 Triliun di Inggris
Rabu, 31 Desember 2025 | 16:35 WIB -