Anemia pada ibu hamil bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau bahkan prematur.
Daging merah tanpa lemak, sayuran berdaun hijau, dan biji-bijian adalah sumber zat besi yang baik.
3. Kalsium
Kalsium sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi bayi, serta membantu fungsi otot dan sistem saraf.
Susu, keju, yoghurt, dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang dapat dikonsumsi secara rutin oleh ibu hamil.
4. Protein
Protein diperlukan untuk pembentukan jaringan tubuh bayi, termasuk otot, kulit, dan rambut.
Sumber protein yang baik untuk ibu hamil adalah ikan, daging, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Pastikan untuk memilih ikan rendah merkuri, seperti salmon, untuk keamanan janin.
Baca Juga: Pohon Tumbang di Objek Wisata Farmhouse Lembang, Sembilan Kendaraan Wisatawan Tertimpa
5. Vitamin D
Vitamin D mendukung penyerapan kalsium dan kesehatan tulang pada ibu dan janin. Sumber vitamin D meliputi sinar matahari pagi, susu fortifikasi, dan ikan berlemak.
6. DHA dan Omega-3
Asam lemak omega-3, terutama DHA, penting untuk perkembangan otak dan mata bayi.
DHA banyak terdapat pada ikan salmon, sarden, dan suplemen minyak ikan. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen.
7. Serat
Masalah pencernaan seperti sembelit sering terjadi pada ibu hamil. Serat dalam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian membantu melancarkan sistem pencernaan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
8. Buah-Buahan Segar
Buah seperti jeruk, pisang, apel, dan kiwi kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Buah-buahan membantu memenuhi kebutuhan vitamin C yang memperkuat daya tahan tubuh dan meningkatkan penyerapan zat besi.
9. Sayuran Hijau
Bayam, brokoli, dan kale adalah sayuran kaya asam folat, zat besi, kalsium, dan serat. Selain baik untuk kesehatan janin, sayuran hijau juga membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan ibu.
Baca Juga: Dalam Debat Pilkada Jakarta, Dharma Kun Janjikan Internet Gratis untuk Semua Rumah di Jakarta