Faktor risiko meliputi kelebihan berat badan, riwayat keluarga dengan diabetes, atau kehamilan sebelumnya dengan diabetes gestasional.
Gejala: Sering kali, diabetes gestasional tidak menunjukkan gejala yang jelas, dan itulah mengapa penting untuk melakukan tes gula darah secara rutin selama kehamilan.
Pengelolaan: Pengelolaan diabetes gestasional melibatkan diet sehat, olahraga, dan pemantauan kadar gula darah.
Dalam beberapa kasus, insulin atau obat lain mungkin diperlukan.
Baca Juga: Mengenal Demensia: Penyebab, Gejala, dan Cara Menghadapinya di Kehidupan Sehari-hari
- Diabetes Monogenik
Diabetes monogenik adalah bentuk langka dari diabetes yang disebabkan oleh mutasi gen tunggal.
Ada dua bentuk utama diabetes monogenik:
Neonatal Diabetes Mellitus (NDM) yang muncul pada bayi berusia kurang dari 6 bulan, dan
Maturity-Onset Diabetes of the Young (MODY), yang biasanya muncul sebelum usia 25 tahun.
pikuBaca Juga: Mengenal Howard Gardner: Pencetus Teori Kecerdasan Majemuk yang Revolusioner
Siapa yang Terkena? Diabetes monogenik sangat langka dan sering kali terjadi pada individu yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes pada usia muda.
Gejala: Gejala diabetes monogenik mirip dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2, termasuk sering merasa haus, buang air kecil, dan kelelahan.
Pengelolaan: Pengelolaan diabetes monogenik dapat bervariasi tergantung pada jenisnya.
Beberapa kasus mungkin memerlukan insulin, sementara yang lain dapat diobati dengan perubahan gaya hidup atau obat oral.
Baca Juga: Monkeypox: Mengenal Penyakit Langka dan Tingkat Bahayanya