- Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah bentuk diabetes yang lebih umum dan terjadi ketika tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik (resistensi insulin).
Ini menyebabkan kadar gula darah meningkat.
Berbeda dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 biasanya berkembang secara perlahan, sering kali selama bertahun-tahun.
Siapa yang Terkena? Diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang dewasa, terutama mereka yang berusia di atas 40 tahun, tetapi kini juga banyak ditemukan pada remaja dan anak-anak akibat meningkatnya obesitas dan gaya hidup tidak aktif.
Faktor risiko termasuk obesitas, riwayat keluarga dengan diabetes, dan gaya hidup yang kurang aktif.
Baca Juga: Bahaya Tidur di Pagi Hari: Risiko Diabetes, Penyakit Jantung, dan Obesitas
Gejala:
- Sering merasa haus dan sering buang air kecil
- Kelelahan
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Penglihatan kabur
- Luka yang lambat sembuh
Pengelolaan: Pengelolaan diabetes tipe 2 melibatkan kombinasi perubahan gaya hidup, seperti diet sehat dan olahraga teratur.
Obat-obatan juga sering kali diperlukan untuk mengontrol kadar gula darah, dan beberapa orang mungkin memerlukan insulin.
Baca Juga: Racun Siput Bisa Bermanfaat Obati Diabetes?
- Diabetes Gestasional
Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang terjadi selama kehamilan.
Ini terjadi ketika hormon kehamilan mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif.
Biasanya, diabetes gestasional hilang setelah melahirkan, tetapi wanita yang pernah mengalaminya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari.
Siapa yang Terkena? Diabetes gestasional dapat terjadi pada wanita hamil yang sebelumnya tidak memiliki riwayat diabetes.