Selain itu, kurangnya kesadaran akan pentingnya literasi di beberapa komunitas dapat menyebabkan kurangnya dorongan untuk membaca di luar sekolah.
Baca Juga: Resep Tempe Mendoan Murah, Mudah, Enak dan Anti Gagal
4. Kualitas Pendidikan
Meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, masih ada masalah dengan pelatihan guru dan kurikulum yang tidak selalu sesuai dengan kebutuhan siswa.
Kualitas pengajaran yang bervariasi dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam membaca dan menulis secara efektif.
Baca Juga: 6 Lagu Barat Klasik Tersedih, Cocok Untuk Kamu yang Sedang Galau
5. Kebiasaan Membaca
Kebiasaan membaca yang rendah di masyarakat juga memengaruhi literasi. Kebanyakan orang lebih memilih media digital atau hiburan lainnya dibandingkan membaca buku.
Hal ini mengakibatkan kurangnya dorongan untuk membangun kebiasaan membaca yang kuat sejak dini.
Menangani rendahnya tingkat literasi di Indonesia memerlukan pendekatan yang holistik, melibatkan peningkatan akses dan kualitas pendidikan, penyediaan sumber daya yang memadai, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya membaca.
Dengan upaya yang konsisten dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, Indonesia dapat mengatasi tantangan ini dan meningkatkan literasi untuk masa depan yang lebih baik.