Para peneliti menyebutkan, mukbang dan cookbang berbeda dengan program edukasi masakan atau iklan makanan pada umumnya.
Baca Juga: Demi Mengejar Ilmu, Oki Setiana Dewi Putuskan Pindah ke Mesir
Biasanya pembuat konten mukbang dan cookbang akan makan dalam jumlah banyak atau makanan yang kurang sehat, guna menarik perhatian penonton.
Menonton mukbang dan cookbang juga dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat seperti makan berlebihan.
Sehingga dapat berakibat buruk bagi kesehatan para remaja dalam jangka panjang.
Baca Juga: Ramaikan Konser Di Indonesia, Ailee Manggung Di Kasablanka Hall!
Hal ini membuat para peneliti khawatir mengenai pemahaman para remaja tentang kebiasaan makan yang dipengaruhi konten mukbang dan cookbang.
"Sebaiknya, para pembuat konten mukbang dan cookbang memberikan peringatan mengenai kebiasaan makan bagi para remaja," ungkap salah seorang peneliti.
"Selain itu, perlu ada upaya edukasi bagi keluarga dan pihak sekolah mengenai pengaruh mukbang dan cookbang terhadap kebiasaan makan pada remaja.” tambahnya.