INSIBERNEWS - Siklus menstruasi adalah periode yang penuh dengan perubahan fisik dan emosional bagi banyak wanita. Salah satu aspek yang sering menjadi perhatian adalah peningkatan sensitivitas emosional selama haid.
Banyak wanita melaporkan merasa lebih mudah tersinggung, cemas, atau bahkan depresi selama periode ini. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan wanita menjadi sangat sensitif saat haid?
Berikut adalah penjelasan mengenai faktor-faktor yang berperan dalam perubahan emosional ini.
Baca Juga: Kantor HYBE Banjir Karangan Bunga, Tuntut Suga Keluar BTS
1. Perubahan Hormon
Salah satu penyebab utama sensitivitas emosional selama haid adalah fluktuasi hormon. Selama siklus menstruasi, kadar hormon estrogen dan progesteron mengalami perubahan signifikan.
Estrogen, yang meningkat menjelang ovulasi, dapat meningkatkan mood dan energi, sementara penurunan hormon progesteron menjelang menstruasi dapat menyebabkan perasaan cemas dan depresi.
Perubahan hormon ini memengaruhi neurotransmitter di otak yang bertanggung jawab untuk regulasi emosi, menyebabkan perubahan mood yang dramatis.
Baca Juga: MIRIS! Kota Bekasi Menjadi Salah Satu Kota dengan Jumlah Penderita HIV Terbanyak
2. Sindrom Pra-Menstruasi (PMS)
Sindrom Pra-Menstruasi (PMS) adalah kondisi yang memengaruhi banyak wanita dan ditandai dengan gejala fisik dan emosional sebelum menstruasi.
- Gejala emosional PMS, seperti mudah marah, perubahan mood, dan kecemasan, disebabkan oleh fluktuasi hormon serta perubahan dalam sistem saraf pusat.
PMS dapat bervariasi dari ringan hingga parah dan sering kali mempengaruhi kualitas hidup dan hubungan interpersonal.
Baca Juga: Taktik Licik Penguasa Kembali Diluncurkan pada Pilkada 2024, Apa Itu?
3. Ketidaknyamanan Fisik