Sementara itu, mantan penasihat AI Gedung Putih, Dean Ball, menilai aturan baru tersebut menciptakan mekanisme perizinan tidak langsung bagi model AI mutakhir.
Menurutnya, kebijakan itu berpotensi memperlambat inovasi sekaligus menimbulkan pertanyaan baru mengenai keseimbangan antara keamanan nasional dan kebebasan pengembangan teknologi. Perdebatan tersebut diperkirakan akan terus mengemuka seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan di tingkat global.(*)