lifestyle

Pengguna QRIS Tembus 57 Juta, 39,9 Juta di Antaranya UMKM: Bukti Makin Melek Digital

Sabtu, 9 Agustus 2025 | 08:52 WIB
Ilustrasi QRIS (Photo : istimewa)

INSIBERNEWS - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan lonjakan pesat penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di tanah air. Teknologi pembayaran digital ini ternyata semakin diminati, terutama di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya di acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 di Jakarta, Kamis (7/8/2025), Perry menyebutkan bahwa hingga saat ini jumlah pengguna QRIS telah mencapai 57 juta.

Dari angka tersebut, sekitar 39,9 juta pengguna merupakan pelaku UMKM yang memanfaatkan teknologi ini untuk memperluas jangkauan usaha mereka.

Baca Juga: Hindari Konsumtif! Begini Cara Jitu Biar Finansial Keluarga Muda Tetap Aman

“UMKM kita sekarang ini data menunjukkan, QRIS sudah digunakan 57 juta pengguna di mana 39,9 juta adalah UMKM. Ini membuktikan bahwa UMKM bisa digital, bisa menembus pasar, tidak hanya lokal tapi juga ekspor,” ujar Perry di hadapan para peserta.

QRIS yang awalnya diperkenalkan untuk memudahkan transaksi pembayaran nontunai, kini menjadi salah satu kunci penting bagi UMKM untuk beradaptasi di era digital.

Perry menegaskan, transformasi ini bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.

Baca Juga: Nikita Mirzani Resmi Laporkan Dugaan Suap Reza Gladys ke KPK, Bawa Bukti Rekaman Suara

Menurutnya, digitalisasi UMKM melalui QRIS sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang melek digital, ekosistem ekonomi nasional akan menjadi lebih kuat dan kompetitif.

Di acara KKI 2025 yang menampilkan berbagai karya kreatif lokal, Perry juga mengapresiasi kreativitas UMKM yang berhasil memadukan inovasi produk dengan teknologi pemasaran digital. Ia optimistis, sinergi antara kreativitas dan teknologi akan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Perluas Layanan Keuangan, BRI Resmikan Kantor Cabang di Taipei Bagi 360 Ribu PMI di Taiwan

Penggunaan QRIS juga memberikan manfaat langsung bagi konsumen, seperti kemudahan pembayaran, keamanan transaksi, dan efisiensi waktu. Bagi pelaku usaha, sistem ini mempermudah pencatatan keuangan dan membantu mereka memahami perilaku belanja konsumen melalui data transaksi.

Perry menekankan bahwa BI akan terus memperluas akses dan literasi penggunaan QRIS, termasuk bagi UMKM di daerah-daerah yang belum tersentuh teknologi digital secara optimal. Harapannya, teknologi ini dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.

Baca Juga: Sambut HUT ke-80 Republik Indonesia, ANTAM Dukung Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kalimantan Barat

Halaman:

Tags

Terkini