INSIBERNEWS - Pernah nggak kamu perhatikan saat menginap di hotel, tiba-tiba nomor lantainya loncat atau bahkan nggak ada lantai 3 sama sekali? Ternyata, ada alasan tersendiri kenapa sejumlah hotel sengaja melewatkan lantai ini. Meski tidak semua hotel melakukannya, fenomena ini cukup umum ditemukan, khususnya di kawasan Asia.
Baca Juga: Kok Bisa! Kucing Memiliki Indra yang Tajam dan Refleks Cepat?
Salah satu alasan utamanya adalah kepercayaan budaya dan mitos lokal yang sudah mengakar sejak lama. Di beberapa negara Asia, angka 3 dianggap membawa nasib buruk karena pelafalannya mirip dengan kata “mati” dalam beberapa bahasa.
Hal ini membuat para pengelola hotel memilih untuk “melewatkan” lantai tersebut demi kenyamanan tamu dan menghindari kesan horor.
Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika Kamu Minum Air Kelapa Setiap Hari Selama 7 Hari, Terakhir Bikin Kaget!
Bukan hanya lantai 3, angka-angka lain seperti 4 atau 13 juga sering dihindari di beberapa hotel di dunia. Ini dikenal sebagai bentuk "omitting floor number" dalam industri perhotelan. Tujuannya sederhana: memberikan rasa tenang bagi tamu yang mungkin percaya dengan hal-hal mistis atau takhayul tertentu.
Baca Juga: Tenang, Mom! Cara Ampuh Meredakan Batuk dan Pilek pada Bayi Newborn
Selain faktor budaya, alasan praktis juga berperan. Beberapa hotel mengubah penomoran lantai untuk menciptakan kesan bangunan lebih tinggi atau eksklusif.
Ada pula yang menjadikan lantai ketiga sebagai ruang teknis atau area staf yang tidak diakses tamu, sehingga lantai tersebut tidak ditampilkan di lift atau papan informasi.
Baca Juga: Playlist Patah Hati: Kenapa Kita Suka Lagu Sedih Pas Lagi Galau?
Meskipun terdengar sepele, keputusan ini ternyata bisa memengaruhi pengalaman tamu. Banyak pengelola hotel percaya bahwa menciptakan suasana nyaman secara psikologis, termasuk lewat penomoran lantai, dapat meningkatkan kepuasan tamu selama menginap.
Baca Juga: Rutin Minum Infused Water, Ini Alasan Kenapa Tubuhmu Bakal Makin Sehat dan Segar
Jadi, kalau kamu kebetulan menginap di hotel dan nggak nemu lantai 3, jangan heran dulu. Bisa jadi, itu memang disengaja—entah karena tradisi, kepercayaan, atau strategi branding dari hotel tersebut sendiri.