lifestyle

Waspada Mom! Pijat Perut di Trimester 3 Kehamilan Bisa Berisiko Fatal

Selasa, 29 April 2025 | 11:09 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Buat para calon ibu, penting untuk lebih berhati-hati saat memilih jenis pijatan, apalagi di usia kehamilan yang sudah memasuki trimester ketiga.

Meskipun pijat bisa memberikan rasa rileks dan mengurangi pegal, pijat di area perut justru bisa membawa risiko berbahaya bagi ibu dan janin jika tidak dilakukan dengan benar.

Baca Juga: Waspada! Benjolan Seperti Bisul di Ketiak Bayi Bisa Membahayakan

Pada trimester akhir kehamilan, kondisi tubuh ibu semakin sensitif. Perut yang membesar membuat rahim dan plasenta lebih rentan terhadap tekanan.

Pijatan yang terlalu keras atau teknik yang salah di bagian perut bisa memicu kontraksi dini, bahkan meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur hingga komplikasi serius seperti abrupsi plasenta, yakni kondisi saat plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya.

Baca Juga: Kanker Tulang Rentan Terjadi pada Anak, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Menurut para ahli, jika ingin melakukan pijat saat hamil, sebaiknya fokus pada area lain seperti punggung, kaki, atau bahu dengan teknik yang lembut dan aman.

Pastikan juga terapis yang menangani benar-benar berpengalaman menangani ibu hamil dan memahami area mana saja yang perlu dihindari. Beberapa teknik khusus seperti prenatal massage memang tersedia, tapi tetap harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Baca Juga: 5 Tips and Trik Menjaga Laptop dari Virus dan Malware

Selain itu, sebelum memutuskan untuk pijat, ada baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan. Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda, dan rekomendasi medis bisa membantu menentukan apakah pijat aman dilakukan atau sebaiknya dihindari. Ingat, kesehatan ibu dan bayi tetap harus menjadi prioritas utama.

Baca Juga: 3 Olahraga Ringan Seru yang Bisa Kamu Lakukan Bareng Anabulmu

Di masa-masa menjelang persalinan ini, penting untuk mendukung tubuh dengan cara-cara yang aman, mulai dari istirahat cukup, menjaga asupan nutrisi, hingga memilih terapi relaksasi yang ramah untuk ibu hamil. Lebih baik mencegah daripada menyesal, kan mom?

Tags

Terkini