INSIBERNEWS - Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait temuan tabung whip pink yang ditemukan di apartemen selebgram Lula Lahfah. Meski penyelidikan kasus kematian Lula secara resmi telah dihentikan, aparat memastikan penelusuran terhadap barang tersebut tetap berjalan secara terpisah.
Dalam proses penggeledahan di unit apartemen, penyidik menemukan satu tabung whip pink berwarna mencolok dengan ukuran cukup besar, yakni sekitar 2.050 gram. Saat ditemukan, tabung tersebut sudah dalam kondisi kosong dan disimpan di dalam sebuah kantung.
Baca Juga: Misteri Bercak Darah di Kamar Almarhumah Lula Lahfah Terungkap, Begini Kata Forensik
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menyampaikan bahwa hasil penelusuran sementara mengarah pada proses pengiriman langsung ke apartemen Lula. Barang itu diketahui tidak dibawa sendiri oleh korban, melainkan diterima oleh asisten rumah tangga.
Tabung whip pink tersebut, lanjut Iskandarsyah, datang dalam sebuah kantung dan diterima oleh ART Lula yang berinisial A. Proses penerimaan barang ini juga terekam dalam pengawasan pihak keamanan apartemen.
Baca Juga: Kemenkes Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Gas N2O Usai Kasus Kematian Lula Lahfah
“Kami bekerja sama dengan pihak sekuriti apartemen. Dari rekaman dan keterangan yang kami dapat, terlihat satu kantung dibawa oleh saudari A, yang di dalamnya berisi tabung whip pink tersebut,” ujar AKBP Iskandarsyah.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa fokus penyelidikan saat ini adalah menelusuri asal-usul pemesanan barang tersebut, termasuk siapa yang melakukan pemesanan dan melalui jalur distribusi apa tabung itu dikirim.
“Ya, artinya dari penyidik pasti mendalami dari mana pesanan itu berasal,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Baca Juga: Film Netflix ‘TYGO’ Syuting di Indonesia, Libatkan Lisa BLACKPINK hingga Sineas Lokal
Menurut Budi, pendalaman dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum lain yang berkaitan dengan keberadaan tabung tersebut, meskipun tidak lagi dikaitkan langsung dengan penyebab kematian Lula.
Polisi menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen penegakan hukum agar setiap temuan di lokasi kejadian tetap ditangani secara profesional dan transparan, tanpa menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.***
Artikel Terkait
Susah Senang Bersama, Beby Prisillia Setia Dampingi Onadio Leonardo hingga Bebas Rehabilitasi Narkoba
Waduh! Pegawai Puskesmas Lumajang Kepergok Selundupkan Ratusan Pil Koplo ke Dalam Lapas
Kemenkes Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Gas N2O Usai Kasus Kematian Lula Lahfah
Proyek Rusun Subsidi di Meikarta Dikebut, Pemerintah Targetkan Hunian Terjangkau untuk Warga Bekasi
MK Soroti Usia UU Keselamatan Kerja, Dorong Evaluasi agar Relevan dengan Tantangan Zaman
PBNU Sambut Langkah Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Ingatkan Jangan Abai Kepentingan Palestina
Barcelona Perpanjang Kontrak Fermin Lopez hingga 2031, Sinyal Kepercayaan untuk Bintang Muda La Masia
Apple Perketat Privasi Lokasi, Akses Data Presisi Pengguna iPhone Kini Lebih Terbatas
BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Korban Longsor Cisarua Kabupaten Bandung
Misteri Bercak Darah di Kamar Almarhumah Lula Lahfah Terungkap, Begini Kata Forensik