INSIBERNEWS - Kepolisian terus mengungkap detail demi detail terkait kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di Apartemen Essence Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian telah dikumpulkan dan dianalisis untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan ilmiah.
Salah satu temuan yang sempat menjadi perhatian publik adalah adanya bercak darah di kamar Lula. Bercak tersebut ditemukan menempel di beberapa benda, mulai dari seprai tempat tidur, tisu, hingga kapas yang berada di sekitar area kamar.
Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Korban Longsor Cisarua Kabupaten Bandung
Seluruh barang bukti itu kemudian dikirim ke Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk analisis biologis guna mengetahui asal-usul darah yang ditemukan di lokasi.
Hasil uji laboratorium memastikan bahwa darah tersebut identik dengan DNA milik Lula Lahfah. Untuk memperkuat kesimpulan, penyidik juga mengambil sampel DNA dari ayah korban sebagai pembanding, sehingga kecocokan data genetik dapat dipastikan secara akurat.
Baca Juga: Apple Perketat Privasi Lokasi, Akses Data Presisi Pengguna iPhone Kini Lebih Terbatas
Pertanyaan besar pun muncul: dari mana asal bercak darah tersebut? Menanggapi hal ini, pihak kepolisian memberikan penjelasan berdasarkan temuan ilmiah yang telah dikantongi penyidik.
Kaur Subbid Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri, Azhar Darlan, menjelaskan bahwa darah yang ditemukan bukan merupakan darah baru. Berdasarkan karakteristik dan kondisi sampel, darah tersebut dikategorikan sebagai darah lama.
“Dari hasil pemeriksaan forensik, darah tersebut menunjukkan ciri darah lama dan sangat mungkin berkaitan dengan kondisi menstruasi,” ujar Azhar.
Baca Juga: PBNU Sambut Langkah Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Ingatkan Jangan Abai Kepentingan Palestina
Kesimpulan ini diperoleh setelah dilakukan serangkaian uji toksikologi dan biologis yang lazim digunakan dalam penanganan kasus kematian. Temuan tersebut sekaligus menepis dugaan adanya luka atau kekerasan yang menyebabkan perdarahan aktif di lokasi kejadian.
Meski demikian, penyelidikan atas kematian Lula Lahfah masih terus berjalan. Polisi menegaskan akan tetap menelusuri seluruh fakta dan bukti lain secara hati-hati agar penyebab kematian dapat diungkap secara terang dan bertanggung jawab.***
Artikel Terkait
Jokowi Tegaskan Proses Hukum Tudingan Ijazah Palsu Jalan Terus, Meski Pintu Maaf Terbuka
Susah Senang Bersama, Beby Prisillia Setia Dampingi Onadio Leonardo hingga Bebas Rehabilitasi Narkoba
Waduh! Pegawai Puskesmas Lumajang Kepergok Selundupkan Ratusan Pil Koplo ke Dalam Lapas
Kemenkes Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Gas N2O Usai Kasus Kematian Lula Lahfah
Proyek Rusun Subsidi di Meikarta Dikebut, Pemerintah Targetkan Hunian Terjangkau untuk Warga Bekasi
MK Soroti Usia UU Keselamatan Kerja, Dorong Evaluasi agar Relevan dengan Tantangan Zaman
PBNU Sambut Langkah Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza, Ingatkan Jangan Abai Kepentingan Palestina
Barcelona Perpanjang Kontrak Fermin Lopez hingga 2031, Sinyal Kepercayaan untuk Bintang Muda La Masia
Apple Perketat Privasi Lokasi, Akses Data Presisi Pengguna iPhone Kini Lebih Terbatas
BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Korban Longsor Cisarua Kabupaten Bandung