Penasaran! Sebenernya Apa Bedanya Lada Hitam dan Lada Putih?

Photo Author
- Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:12 WIB
Ilustrasi Lada Hitam dan Lada Putih (Photo : Orami)
Ilustrasi Lada Hitam dan Lada Putih (Photo : Orami)

INSIBERNEWS - Lada, atau piper nigrum, adalah salah satu rempah paling populer di dunia. Dua varietas yang sering digunakan dalam masakan adalah lada hitam dan lada putih.

Meski berasal dari tanaman yang sama, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam rasa, aroma, dan penggunaannya.

Mari kita lihat lebih dekat perbedaan antara lada hitam dan lada putih.

Baca Juga: Kenapa Daging Bisa Busuk Jika Tidak Diletakkan di Freezer?

1. Proses Pengolahan  

Lada hitam dihasilkan dari buah lada yang masih mentah dan belum matang. Buah ini kemudian dipanen dan dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kulitnya mengkerut. Proses ini memberikan lada hitam warna gelap dan rasa yang lebih kuat.

Sebaliknya, lada putih berasal dari buah lada yang sudah matang. Setelah dipanen, buah lada direndam dalam air untuk menghilangkan kulit luarnya.

Hasilnya adalah biji lada yang lebih pucat dan lebih lembut. Proses ini membuat lada putih memiliki rasa yang lebih halus dibandingkan lada hitam.

Baca Juga: 7 Desain Ruang Tamu Mewah dengan Sentuhan Minimalis yang Mudah Ditiru, Inspirasi Hunian Elegan!

2. Rasa dan Aroma  

Lada hitam dikenal dengan rasa pedas yang tajam dan aroma yang kuat. Ini membuatnya menjadi pilihan umum dalam masakan sehari-hari, terutama dalam hidangan yang memerlukan cita rasa yang lebih robust.

Di sisi lain, lada putih memiliki rasa yang lebih lembut dan sedikit lebih manis. Aromanya juga kurang tajam dibandingkan lada hitam.

Oleh karena itu, lada putih sering digunakan dalam masakan yang lebih halus, seperti saus krim atau sup, di mana rasa pedas yang kuat tidak diinginkan.

Baca Juga: Desain Ruang Tamu Kecil Tanpa Sofa? Ini Tips Cerdas yang Wajib Kamu Tahu!

3. Penggunaan dalam Masakan  

Lada hitam adalah bumbu serbaguna yang bisa digunakan dalam berbagai hidangan, mulai dari daging, sayuran, hingga hidangan penutup.

Sementara itu, lada putih lebih sering digunakan dalam masakan Eropa dan Asia, terutama dalam hidangan yang ingin mempertahankan warna terang, seperti pasta, salad, dan makanan laut.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X