3. Santet Ilmu Cuca Peruntus
Ilmu cuca peruntus bisa membuat organ tubuh korban menjadi hancur.
Bila ada orang yang mendapat kiriman santet cuca peruntus, maka organ tubuhnya akan dibuat rusak dan hancur tanpa terlihat bekas lukanya sedikitpun dari luar tubuh.
Santet ini cukup banyak digunakan oleh Suku Dayak yang berada di wilayah Paser, Kalimantan Timur.
4. Santet Panah Terong
Santet jenis ini dikenal sangat mematikan. Pemilik ilmu ini akan memanfaatkan media berupa terong susu yang hanya bisa ditemukan di Kalimantan.
Nantinya, terong tersebut akan ditusuk dengan panah yang diambil dari pohon beringin yang dikenal sangat angker.
Efek santet ini akan membuat korban merasakan sakit berupa bisul di kepalanya.
Nantinya kalau terong membusuk dan rusak, hal tersebut diikuti dengan pecahnya bisul penderita yang bisa menyebabkan kematian.
5. Santet Pedang Pekir
Santet pedang pekir mampu melukai targetnya hanya dengan menggunakan jari telunjuknya saja.
Ilmu santet ini tak jauh beda dengan ilmu parang maya yang mampu melukai lawan tanpa harus menyentuhnya.
Itulah beberapa jenis santet yang melekat pada kehidupan suku Dayak Kalimantan.
Artikel Terkait
Ternyata Sebelum Konser Lentera Festival Digelar Di Tangerang, Siasat Ketua Panita Konser Lebih Dulu Kabur
Saat Menggelar Aksi Demo, Ini Tiga Tuntutan Puluhan Mahasiswa Dihadapan Pj Bupati Purwakarta
Dunia di Guncang Kanker Kelamin, 4000 Kematian dan Setiap Hari 2 Orang Pria Kehilangan Alat Vitalnya di Amputasi
Bisa Panen Pahala! Berikut Keutamaan dan Manfaat dari Puasa Senin Kamis
Setelah Manggis, Pemkab Purwakarta kini Kembangkan Buah Durian Jadi Komoditas Hortikultura
Simak! Syarat dan Ketentuan Pembelian Tiket Bruno Mars Jakarta 2024, Lengkap dengan Harganya
Kabar Gembira! Konser Bruno Mars di Jakarta Tambah Jadwal jadi Tiga Hari
Industri Tekstil Terpuruk PHK Ribuan Karyawan, Hingga Jokowi Gercep Ratas Bersama Menteri, Ternyata Ini Penyebabnya!
Polisi Tangkap Ketua Panitia Konser Lentera Festival Tangerang, Dan Memburu Provokator Kerusuhan
Twitter/X dan Telegram Tak Jadi Diblokir, Begini Penjelasan Kominfo