otomotif

Investasi Kendaraan Listrik Menggeliat, Raksasa Otomotif China dan Eropa Lirik Indonesia

Selasa, 20 Mei 2025 | 09:20 WIB
Kendaraan Listrik Asal China (Foto : Dok/Cydem Indonesia)

 

INSIBERNEWS - Industri kendaraan listrik di Indonesia kembali menunjukkan geliat positif. Sejumlah perusahaan otomotif besar asal China dan Eropa mulai menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi di sektor electric vehicle (EV) dan produksi baterai di Tanah Air.

Pemerintah menyambut baik peluang ini sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan transisi energi dan mengembangkan ekosistem EV nasional.

 Baca Juga: Mobil China Mulai Unjuk Gigi, BYD Tembus 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian, Mahardi Tunggul Wicaksono, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada beberapa pemain besar dari sektor otomotif listrik yang menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah.

 Baca Juga: Menperin Dorong Pengembangan Mobil Hidrogen, Indonesia Diminta Punya Ekosistem Sendiri

“Ada beberapa produsen dari industri otomotif listrik maupun baterai listrik dari China yang sudah mulai diskusi dengan kami,” ujar Mahardi, Senin (19/5/2025). 

Menurut Mahardi, mayoritas calon investor berasal dari China, namun produsen dari Eropa juga mulai menyatakan minatnya. Mereka melihat Indonesia sebagai pasar strategis sekaligus pusat produksi baru yang potensial untuk pengembangan kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. Apalagi, Indonesia memiliki cadangan nikel yang besar, bahan utama dalam pembuatan baterai EV.

 Baca Juga: BYD Seal Terbakar di Garasi Rumah, Korsleting Baterai Diduga Jadi Pemicu Utama

Terkait nilai investasinya, Mahardi menyebut saat ini masih dalam tahap penjajakan awal. Namun, beberapa perusahaan disebut sudah menyatakan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi regional, termasuk memindahkan sebagian lini produksinya ke dalam negeri.

Pemerintah sendiri terus mengupayakan kemudahan perizinan dan insentif fiskal untuk menarik investor global.

 Baca Juga: Target 9 Juta Kendaraan Listrik di 2030, Pemerintah Genjot Daya Saing Industri Otomotif

Dengan tren global yang terus bergerak menuju kendaraan ramah lingkungan, kehadiran investor asing di sektor EV diprediksi akan memberi dampak luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, alih teknologi, hingga penguatan industri hulu ke hilir kendaraan listrik nasional.

Pemerintah menargetkan dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia bisa menjadi salah satu pemain utama dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia.

Tags

Terkini