Honda dan Nissan Gagal Sepakat, Rencana Merger Terancam Batal

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 5 Februari 2025 | 16:17 WIB
Honda dan Nissan Jajaki Merger untuk Hadapi Persaingan Ketat di Industri Mobil Listrik (Foto : Motor1.com)
Honda dan Nissan Jajaki Merger untuk Hadapi Persaingan Ketat di Industri Mobil Listrik (Foto : Motor1.com)

INSIBERNEWS – Rencana merger antara dua raksasa otomotif Jepang, Honda dan Nissan, dikabarkan menemui jalan buntu.

Kedua perusahaan disebut mengalami kesulitan mencapai kesepakatan dalam negosiasi, yang berujung pada kemungkinan pembatalan rencana penggabungan bisnis mereka.

Baca Juga: 8 Desain Atap Rumah Kekinian yang Bikin Rumah Terlihat Lebih Mewah

Dilansir dari Asahi Shimbun pada Rabu (5/2/2025), beberapa sumber mengungkapkan bahwa salah satu pemicu kebuntuan adalah perbedaan pandangan mengenai struktur merger.

Honda ingin memiliki kontrol lebih besar dengan menjadikan Nissan sebagai anak perusahaannya, namun usulan ini mendapat penolakan keras dari Nissan.

Baca Juga: Honda GL Pro Masih Dilirik di Filipina, Kembarannya Tampil Gagah Harganya Bikin Kaget! Bisa Lebih Murah dari Scoopy di Indonesia! Honda TMX Supremo

Bagi Nissan, mempertahankan kemandirian perusahaan adalah harga mati yang tidak bisa dikompromikan.

Honda saat ini merupakan produsen mobil terbesar kedua di Jepang setelah Toyota, sementara Nissan berada di posisi ketiga. Secara nilai pasar, Honda memiliki valuasi lima kali lebih besar dibandingkan Nissan.

Baca Juga: Honda Luncurkan Update Tiga Motor MiniMOTO Monkey 125, Super Cub C125, dan ST125 Dax, Ternyata Ini yang Berubah & Harga Terbarunya Bikin Melongo!

Dengan perbedaan skala bisnis yang cukup signifikan, negosiasi merger yang diumumkan akhir tahun lalu pun berjalan tidak sesuai harapan, terutama bagi Honda yang ingin mendominasi kemitraan ini.

Sumber yang dekat dengan pembicaraan ini menyebutkan bahwa dewan direksi masing-masing perusahaan akan segera menggelar pertemuan untuk membahas nasib negosiasi ini.

Baca Juga: Laris Manis! BYD Bukukan Penjualan 300 Ribu Unit di Awal 2025

Jika tidak ada titik temu, merger yang sebelumnya ditargetkan rampung pada Agustus 2026 bisa dipastikan batal.

"Bagi Honda, negosiasi ini tidak berkembang sesuai harapan mereka," ungkap salah satu sumber.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X