Tesla Gugat Uni Eropa! Tarif Tambahan 35,3 Persen Bikin Panas, BMW & BYD Ikut Melawan?

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 30 Januari 2025 | 17:13 WIB
Perusahaan Tesla Gugat Uni Eropa (x/@tesla)
Perusahaan Tesla Gugat Uni Eropa (x/@tesla)

INSIBERNEWS - Raksasa kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla, mengambil langkah berani dengan menggugat Komisi Eropa atas kebijakan tarif tambahan hingga 35,3% terhadap mobil listrik yang diproduksi di Cina.

Gugatan ini diajukan di Mahkamah Pengadilan Uni Eropa, menandakan ketegangan yang semakin memanas antara industri otomotif global dan kebijakan perdagangan Uni Eropa.

Kenapa Tesla Sampai Gugat Uni Eropa?

Bukan hanya mobil buatan Cina yang kena dampaknya, tapi mobil-mobil listrik yang diproduksi di Cina oleh merek Barat juga harus menanggung tarif tambahan ini. Itu artinya, Tesla yang punya pabrik di Shanghai ikut terdampak dan kena tarif tinggi saat mengekspor ke Uni Eropa.

 Baca Juga: Dari VR46 ke Aprilia, Marco Bezzecchi Janji Berikan Hasil Terbaik di MotoGP 2025 untuk Aprilia Racing Motor

BMW & BYD Ikut Melawan!

Tesla ternyata tidak sendirian. BMW, salah satu raksasa otomotif asal Jerman, juga mengajukan gugatan serupa. Tak ketinggalan, BYD, produsen kendaraan listrik asal Cina yang semakin mendominasi pasar, juga melawan kebijakan ini.

Apa Alasan Uni Eropa?

Komisi Eropa menerapkan tarif tambahan sejak Oktober tahun lalu, di luar tarif normal 10% yang sudah berlaku sebelumnya. Uni Eropa menuduh bahwa Cina memberikan subsidi besar-besaran kepada produsen kendaraan listriknya, sehingga menciptakan persaingan tidak adil yang merugikan industri otomotif Eropa.

 Baca Juga: Kenapa Innova Zenix V Gasoline Laris di Indonesia? Ini Alasan Mobil Ini Selalu Jadi Favorit!

Bagaimana Kelanjutannya?

Pihak Uni Eropa mengatakan mereka siap membela kebijakan ini di pengadilan. Namun, dengan tekanan dari Tesla, BMW, dan BYD, apakah Uni Eropa akan mempertahankan tarif ini atau malah melunak? Kita tunggu saja drama perdagangan global berikutnya!

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X